Surabaya || Cakrayudha_hankam.com – Dalam menjaga keamanan dari tindakan pencurian bermotor (Curanmor) yang kian hari semakin marak di Kota Surabaya, warga hunian Rusunawa Benowo Pakal memasang kunci access card untuk mencegah pencurian motor yang diketahui sudah dua kali terjadi di rusun dalam kurun waktu sebulan saja.

Mewakili Ketua Paguyuban Rusun Benowo Pakal M Taufik mengatakan, Sistem access card pintu ini sudah menggunakan teknologi RFID untuk membatasi akses keluar-masuk warga yang bukan penghuni rusun agar kita tahu dan monitoring, agar bisa meminimalisir aksi pencurian khususnya kendaraan bermotor.
“Warga penghuni rusun hanya perlu mendekatkan (tap) kartu ke mesin reader. Jika nomor ID kartu terdaftar di dalam database, reader akan mengirim sinyal ke kunci magnetik untuk memutus arus listrik dalam beberapa detik, sehingga pintu bisa didorong atau ditarik untuk dibuka,” Kata Taufik, Rabu (10/6/2026).
Taufik menambahkan, dirusun Benowo Pakal sendiri tak hanya dipasang access card namun warga juga melakukan jaga malam tiap hari secara bergantian.
“Kalau untuk jaga malam sendiri sudah berlangsung 3 tahun,”
Senada dengan M. Taufik, Hariyanto salah satu pengurus di rusun menyampaikan, pemasangan access card sendiri bermula dari maraknya aksi pencurian motor yang meresahkan.
Apalagi rusun menjadi sasaran yang empuk bagi pelaku ranmor, maka dari itu warga meminta Dinas DPRKPP untuk dibuatkan pagar baru dan warga sepakat untuk memasang access card guna mencegah pencurian lagi.
“Untuk biaya pembelian access card semua swadaya warga dan untuk pintu pagar dibantu dari Dinas DPRKPP, saya harap setelah terpasang access card warga bisa menjaga dan merawat karena ini juga untuk kepentingan bersama agar kejadian serupa yang beberapa bulan kemarin tidak terjadi lagi,” Ucap Hari.
“Rusun Benowo Pakal mungkin Rusun yang pertama kali di Surabaya yang mengunakan access card, semoga ini bisa menjadi contoh untuk rusun yang lain untuk memasang access card juga agar lebih aman dari pencurian,” Pungkas Hari.(red-Git)

