Buka Kampung Ramadan Peneleh di Tengah Hujan, Ketua PDM Surabaya: Ini Pengalaman Luar Biasa dan Penuh Berkah

0
497

Surabaya || Cakrayudha_hankam.com – Meski diguyur hujan lebat, semangat kebersamaan dalam pembukaan Kampung Ramadan Peneleh 2026 di kawasan Jalan Makam Peneleh (depan Masjid Bahagia) tidak luntur sedikitpun. Acara yang menjadi ikon baru syiar Ramadan di Surabaya ini resmi dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dr. H. M. Ridlwan, M.Pd.

Kehadiran sosok orang nomor satu di Muhammadiyah Surabaya ini memberikan energi positif bagi para panitia dan warga yang telah memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya yang hangat, Dr. Ridlwan mengungkapkan rasa takjubnya atas antusiasme warga dan kader Muhammadiyah Genteng. Baginya, momen pembukaan di tengah rintik hujan ini memberikan kesan yang mendalam dan unik bagi jajaran pimpinan daerah.

“Luar biasa, suasana hujan tapi semangatnya masih membara. Ini tentunya bagi pimpinan daerah adalah pengalaman pertama kami, ada di tengah-tengah hujan, kanan-kiri hujan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan harapan agar semangat yang ditunjukkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Aisyiyah, serta para siswa-siswi yang hadir dapat terus terjaga. Ridlwan meyakini bahwa kegigihan ini akan mendatangkan keberkahan dari Allah SWT.

“Terima kasih, mudah-mudahan semangat PCM Genteng, Aisyiyah, dan siswa-siswi yang hadir selalu mendapatkan karunia dari Allah SWT,” harapnya.

Puncak dari sambutan tersebut adalah prosesi pembukaan secara resmi. Dengan mengucap basmalah, Dr. Ridlwan meresmikan dimulainya rangkaian kegiatan Kampung Ramadan Peneleh yang akan berlangsung hingga 28 Februari 2026.

“Kampung Ramadan Peneleh secara resmi kami buka dengan bacaan basmalah. Bismillahirrahmanirrahim,” ucapnya.

Kampung Ramadan Peneleh sendiri merupakan kolaborasi strategis antara PCM Genteng dan Lazismu Surabaya. Selain menghadirkan bazar takjil dan produk UMKM warga, agenda ini juga menjadi pusat layanan publik seperti pembuatan e-KTAM dan peresmian NIB, menjadikannya sebuah oase kegiatan sosial-ekonomi di tengah bulan suci.(red-git)