Surabaya || Cakrayudha-hankam.com – Bayi berusia satu tahun berinisial RD (1) anak dari pasangan suami istri S (46) DDS (32) warga Simo Mulyo Baru meninggal dunia dengan kondisi kulit mengelupas dibagian tubuhnya pada Senin, malam (20/1/2026).
Bayi tersebut diduga meninggal dunia dengan tidak wajar, namun setelah dilakukan pengecekan ternyata bayi tersebut meninggal karena sakit bawaan dan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh bayi tersebut.
Dari keterangan yang dihimpun, kedua orang tua datang ke Puskesmas yang berada di Jalan Gumuk Bogo, pada Pukul 22:30 WIB untuk meminta surat kematian, namun dokter yang melakukan pengecekan menemukan kejanggalan ditubuh bayi tersebut, lantas salah satu dokter meminta bantuan kepolisian untuk ditindak lanjuti.
Lantas bayi tersebut dibawah ke RS Bhayangkara dengan mengunakan mobil dari ambulance Dinas Sosial Surabaya, untuk dilakukan otopsi.
Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Ipda Andrianto saat dikonfirmasi mengatakan, ada laporan dari Dokter Puskesmas Simomulyo, lantas kita datangi bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi melakukan identifikasi.
Polisi juga langsung menyelidiki untuk memastikan apakah korban meninggal dunia wajar atau tidak wajar.
“Sudah sakit kondisinya kurang bagus. dari lahir prematur, itu juga lab jantungnya bocor dari keterangan orang tua,” ujarnya.
Andrianto menjelaskan, korban kondisi juga bayi stunting dan mendapatkan bantuan susu.
“Kondisi jadi seperti itu sampai yang bersangkutan meninggal dunia. Dari awal tidak ada tanda-tanda kekerasan. Cuma secara visual seolah-olah ada tanda-tanda kekerasan ternyata bukan, bayi tersebut sakit dari bawaan,” Jelasnya.
“Setelah dilihat dari keterangan Inafis itu bukan karena kekerasan, tapi kulitnya mengelupas. Sakit itu, sakit bawaan. Dari keluarga tidak mampu,” Pungkasnya.(red-git)

