Pasuruan, Cakrayudha-hankam.com – Berdasarkan penelusuran yang telah dilakukan, diketahui bahwa kendala tersebut terjadi akibat hambatan logistik yang sedang dalam proses perjalanan, sehingga proses pengiriman obat dan bahan medis habis pakai tidak dapat dipenuhi sesuai jadwal.

Disampaikan Oleh Dirut RSUD dr R Soedarsono, melalui Dr. Dya Luciana, selaku humas kepada wartawan, menyampaikan, “Itu tidak benar bahwa ada informasi infus pasien anak dilepas dan tidak dipasang kembali dikarenakan keterbatasan stok infus, tetapi hal ini dikarenakan bahwa pasien tersebut sebentar lagi akan KRS/pulang sehingga terapi cukup dengan obat suntik (injeksi) sesuai dengan advise dokter.” Terangnya. Senin (1/12).
Ia menambahkan, sebagai tindak lanjut, RSUD dr. R. Soedarsono telah melakukan langkah-langkah berikut:
1. Koordinasi percepatan dengan penyedia untuk memastikan pengiriman dapat segera dipenuhi.
2. Penyesuaian jadwal distribusi internal serta percepatan proses penerimaan barang.
3. Penggunaan stok buffer dan alternatif pemenuhan untuk menjaga kelangsungan pelayanan.
4. Evaluasi internal terkait proses pemesanan dan pengadaan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Kami juga ingin menyampaikan bahwa RSUD dr. R. Soedarsono selalu terbuka terhadap setiap keluhan maupun masukan dari masyarakat sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan. Apabila terdapat hal lain yang ingin disampaikan kembali, mohon berkenan menghubungi kami melalui nomor WhatsApp pengaduan di 081 336 223 834.
“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian dalam membantu peningkatan kualitas pelayanan kami.” Pungkasnya
Sementara itu, Rifai, dari komisi 1 DPRD Kota Pasuruan, juga berharap agar pihak RS dengan teman-teman wartawan lebih dekat dan humanis lagi dalam berkomunikasi dan memberikan informasi ke publik.
“Ya..kalau bisa pihak manajemen RSUD dr R Soedarsono ini buatlah Coffee Morning, berdialog secara langsung dengan teman-teman wartawan maupun LSM,” ucap Rifai. (red/RHT)

