Pria Paruh Baya yang Tenggelam di Sungai Jagir Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia

0
375

Surabaya, Cakrayudha-hankam.com — Seorang pria paruh baya yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Jagir, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (30/10/2025) pagi.

Korban diketahui bernama Sugianto (69), warga Desa Jati Alun-Alun, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Ia ditemukan oleh tim gabungan Command Center 112 Kota Surabaya sekitar pukul 06.10 WIB, atau 24 jam setelah dilaporkan hilang.

“Korban ditemukan mengapung sekitar 30 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Proses evakuasi berjalan lancar dengan menggunakan perahu karet,” ujar Arif Sunandar, Kepala Tim Kerja Operasional BPBD Kota Surabaya, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Menurut Arif, laporan awal diterima dari seorang anggota Satpol PP Kota Surabaya yang sedang bertugas di sekitar area sungai. Setelah dilakukan pencarian bersama unsur BPBD, Dinsos, dan Polrestabes Surabaya, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan di bagian utara pintu air.

Petugas Inafis Polrestabes Surabaya kemudian melakukan proses identifikasi di lokasi. “Korban saat ditemukan hanya mengenakan celana pendek dan tidak memakai baju. Diduga terpeleset saat hendak mandi di tepi sungai,” tambah Arif.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulans Dinas Sosial Kota Surabaya untuk keperluan visum et repertum.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Wonokromo, Iptu Mujiono, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan orang tenggelam pada Rabu (29/10/2025) pagi. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat meminta tolong sebelum akhirnya menghilang di aliran sungai.

“Menurut informasi, korban mandi di tepi sungai yang memiliki trap-trapan. Kondisi tempat itu cukup licin, sehingga kuat dugaan korban terpeleset lalu jatuh ke sungai,” jelas Iptu Mujiono.

Di sekitar lokasi, petugas juga menemukan tas berisi fotokopi KTP, pakaian, dan makanan milik korban. “Keluarga korban telah dihubungi dan akan segera menjemput jenazah untuk proses pemakaman,” pungkasnya.(red-git)