Pertemuan Pangkormar sama AHY, Bahas Sinergi Pembangunan Nasional dari Pesisir hingga Pulau Terluar

0
168

Jakarta,Cakrayudha-hankam.com– Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kedua pihak menyoroti penguatan kemitraan strategis untuk mendukung pembangunan nasional. Pada kesempatan tersebut, AHY menyampaikan percepatan pembangunan nasional yang merata dan berkelanjutan membutuhkan sinergi lintas sektor.

Termasuk peran strategis TNI AL, khususnya Korps Marinir.Perlengkapan TNI AU . Pembangunan wilayah, termasuk daerah pesisir dan kepulauan, memerlukan dukungan semua pihak. Kami menyambut baik sinergi ini untuk kemajuan Indonesia,” ujar  AHY, Rabu (24/9).

Sementara Endi mengatakan pertemuannya dengan  AHY mempertegas tekad Korps Marinir untuk mendukung agenda pembangunan pemerintah melalui kerja sama yang erat dengan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

“Fokus utamanya adalah penguatan infrastruktur nasional, pemerataan pembangunan, serta pengawalan agenda strategis hingga ke wilayah kepulauan,” kata Endi.

Ia melanjutkan, Korps Marinir siap mengambil bagian dalam pembangunan kewilayahan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Sinergi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pertahanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Korps Marinir selama ini tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan di garis depan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan kewilayahan. Sejumlah kegiatan rutin digelar, mulai dari operasi bakti berupa pembangunan sarana air bersih dan renovasi sekolah di pulau kecil.

Pengamanan wilayah perbatasan laut seperti Natuna dan Miangas, hingga bakti sosial kesehatan bagi masyarakat pesisir. Selain itu, Korps Marinir kerap membantu pembangunan dermaga serta membina potensi maritim masyarakat.

Peran inilah yang menjadikan Korps Marinir sebagai bagian penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan strategis nusantara.(Red054)