Di Libatkan TNI dalam Pengawasan Pertambangan

0
173

Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com)-Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Kamis (11/9).

Rapat yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN itu membahas agenda strategis pengamanan serta penertiban pengelolaan komoditas sumber daya alam (SDA) dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait.

Kepala staf tiga matra turut hadir dalam rapat itu.Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah menyatakan, kehadiran Panglima TNI pada rapat tersebut menunjukkan sikap TNI dalam pengelolaan SDA.

Aspek pengelolaan SDA tidak hanya berdimensi ekonomi, melainkan juga bagian integral dari pertahanan nasional,” kata Freddy dalam keterangannya, Jumat (12/9).

Kapuspen TNI menyebut, sinergi antar sektor diperlukan agar pengelolaan sumber daya strategis bangsa dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan mendukung tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

“Pengelolaan yang terukur dan tepat arah mampu memperkuat fondasi ketahanan ekonomi sekaligus menjaga kedaulatan negara di tengah dinamika global yang penuh tantangan,” ujar Kapuspen TNI.

Terbaru, TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel PT Weda Bay Nickel di Halmahera Tengah, Maluku Utara dan PT Tonia Mitra Sejahtera di Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (11/9).

Satgas PKH menemukan dua perusahaan tersebut melakukan pembukaan lahan tambang di kawasan hutan tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH).

Penertiban kawasan hutan tidak dilakukan secara serampangan, melainkan melalui sejumlah tahapan. Mulai dari pemanggilan untuk klasifikasi, identifikasi, hingga komunikasi lintas lembaga.

“ujar Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon yang juga Wakil Ketua Pelaksana Satgas PKH.Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh di Kantor Pusat BPKP, Jakarta Timur, Rabu (10/9).

Rapat tersebut membahas hasil pengawasan terhadap aktivitas pertambangan yang berada di dalam kawasan hutan.(Gs)