Surabaya, Cakrayudha-hankam.com – Tak puas dengan membakar Gedung Negara Grahadi Surabaya, massa demontrasi di Surabaya melanjutkan aksinya dengan membakar Mapolsek Tegalsari dan sejumlah pos polisi yang ada di jalanan Kota Surabaya, pada Minggu dini hari (31/8/2025).
Kebakaran di Mapolsek Tegalsari terjadi sekitar 00:30 WIB, kobaran api melahap sebagian besar bangunan hingga bisa dilihat puing -puing sisa bangunan, dari pantauan di lokasi hingga pagi ini masih dalam pemadaman oleh tim pemadam kebakaran Kota Surabaya.

Tak hanya membakar aksi massa juga melakukan perusakan dan penjarahan, terlihat banyak barang dari dalam Mapolsek yang dilempar ke Jalan raya.
Dari keterangan Abdul Rahman (58) warga yang terlihat di sekitar Mapolsek mengatakan, kebakaran terjadi imbas massa yang berkumpul dan menembakkan petasan dan cairan yang mudah terbakar ke arah Polsek, dan api melahap dengan cepat di loby utama Polsek.
“Sejumlah massa menembakan petasan kedalam Polsek, dan masuk menjarah barang-barang yang ada di Mapolsek,” Katanya, Minggu (31/8/2025).
Ia mengaku tidak tahu menahu apakah ada korban jiwa atau luka di dalam kantor polsek tersebut. Sebab, saat kebakaran terjadi, api kian membesar.
“Kurang tahu ya ada tahanan atau petugas menjadi korban atau tidak, saya nggak ngecek masuk tadi. Saya lihat dari seberang pas massa bakar polsek,” Pungkasnya.
Diketahui aksi massa tak hanya membakar Mapolsek Tegalsari dan pos-pos Polisi saja, sebelumnya aksi massa juga membakar Gedung Negara Grahadi Surabaya.(Git)

