Surabaya Mencekam! Demo di Grahadi Ricuh, Sejumlah Pos Polisi Dibakar Massa

0
195

Surabaya, CakrayudhaHankam.com – Aksi demonstrasi yang awalnya berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (29/8/2025), berubah menjadi kerusuhan besar. Massa yang menamakan diri Solidaritas Affan Kurniawan memprotes kematian seorang pengemudi ojek online di Surabaya, namun aksi tersebut berujung anarkis hingga mengakibatkan pembakaran pos polisi di berbagai titik kota.

Sekitar pukul 14.40 WIB, ribuan massa bergerak dari Taman Apsari menuju Gedung Grahadi. Mereka melemparkan batu, botol air, dan benda keras ke arah aparat keamanan. Ketika polisi menembakkan gas air mata, massa justru semakin beringas. Pagar Grahadi berhasil dijebol, bahkan 21 unit motor yang terparkir di halaman timur hangus terbakar.

Ricuh di Grahadi menjalar ke beberapa kawasan pusat kota. Massa melakukan aksi vandalisme dan pembakaran pos polisi, antara lain di Jalan Basuki Rahmat, Simpang Darmo, Taman Bungkul, Wonokromo, Flyover Mayangkara, hingga Bundaran Dolog. Bahkan, pos Polantas Waru di perbatasan Sidoarjo juga menjadi sasaran amuk massa, yang sempat menjebak belasan polisi di dalam kobaran api.

Situasi semakin mencekam ketika sejumlah fasilitas umum juga terkena imbas. Lobi Hotel Sahid Surabaya dirusak, kaca pecah, sementara beberapa pusat perbelanjaan besar seperti Tunjungan Plaza dan Plaza Surabaya menutup operasional lebih awal demi menghindari kerusuhan meluas.

Kapolda Jawa Timur menegaskan bahwa aparat masih melakukan pengamanan intensif untuk mencegah kerusuhan meluas. “Kami akan bertindak tegas terhadap oknum provokator yang membuat situasi Surabaya tidak kondusif,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Kerusuhan ini menjadi catatan kelam bagi keamanan kota Surabaya. Selain menimbulkan kerugian materi, insiden ini juga mengguncang rasa aman masyarakat serta melumpuhkan aktivitas ekonomi di pusat kota.