TNI Santap Bersama Warga Pengungsian Papua

0
160
Satgas Yonif 700/WYC Menyatu di Meja Kasih: Hangatnya Makan Bersama Warga Pengungsian Eronggobak

PUNCAK, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah udara dingin pegunungan Papua, kehangatan lahir dari meja sederhana di pengungsian Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak. Pada Senin (25/8/2025), prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) melalui Pos Eromaga menggelar kegiatan Binter terbatas berupa makan bersama warga pengungsian.

Acara dipimpin Danpos Eromaga, Letda Inf Sudirman. Tidak ada sekat maupun perbedaan pangkat; semua duduk bersila dalam lingkaran kebersamaan. Momen diawali dengan doa syukur, sebuah Minggu Kasih yang mengikat hati prajurit dan masyarakat menjadi satu keluarga besar.

Pesan Hangat dari Prajurit
Letda Inf Sudirman menyampaikan pesan hangat kepada warga:

“Kami di Satgas Yonif 700/WYC akan selalu berbagi dengan masyarakat sekitar pos. Apa yang kami miliki, adalah juga milik warga. Kami datang bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk mencintai dan melayani,” ujarnya.

Ucapan itu disambut anggukan dan senyum hangat warga. Kehadiran Satgas membuktikan bahwa TNI tidak hanya membawa senjata, tetapi juga cinta kasih dan kepedulian.

Harapan dari Warga Pengungsian
Rasa syukur tampak di wajah warga. Karel Murib, tokoh masyarakat setempat, menyatakan:

“Kami berterima kasih kepada Satgas yang sudah makan bersama kami. Kehadiran mereka membuat kami merasa tidak sendiri.”

Mama Yohana, seorang ibu pengungsian, menambahkan:
“Terima kasih, anak-anak TNI sudah berbagi dengan kami. Semoga Tuhan memberkati dan selalu menjaga mereka dalam tugas.”

Bagi warga yang hidup dalam keterbatasan, momen duduk bersama prajurit menjadi bukti nyata: negara hadir, mereka tidak ditinggalkan.

Lebih dari Sekadar Makan Bersama
Di Eronggobak, makan bersama bukan sekadar mengisi perut, melainkan simbol persaudaraan. Setiap tawa dan suapan menjadi pengikat hati, meneguhkan kepercayaan dan kebersamaan antara warga dan prajurit.

Kegiatan ini membuktikan bahwa Satgas Yonif 700/WYC bukan sekadar penjaga keamanan, tetapi sahabat, pengayom, dan bagian dari keluarga besar masyarakat Papua.

Kesimpulan
Momen makan bersama di Eronggobak sederhana, tetapi lahir kekuatan persaudaraan, kepercayaan, dan cinta tanah air. Di balik senyum warga dan sapaan prajurit, tersimpan pesan heroik: TNI dan rakyat adalah satu, bersama menjaga Papua tetap kuat dalam pelukan Indonesia.

Sumber:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)