Senyum di Jalan Poros Sugapa–Beoga

0
191
TNI Yonif 500 Bawa Kasih di Intan Jaya

Ketika Kasih Prajurit Menjadi Jembatan Persaudaraan di Papua

 

PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Jalan poros Sugapa–Beoga di Kabupaten Intan Jaya yang biasanya sepi mendadak terasa hangat pada Minggu (24/8/2025). Kehangatan itu hadir bukan hanya dari sinar matahari, melainkan dari ketulusan prajurit Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 500/Sikatan melalui program “SIRIH” (Sikatan Beri Kasih).

Dipimpin Lettu Inf M. Diyan Saputro, lima belas prajurit menyusuri jalur pegunungan Papua bukan dengan senjata, tetapi dengan sapaan, senyum, dan bingkisan kebutuhan pokok. “Program ini adalah wujud ketulusan hati kami untuk selalu dekat dengan masyarakat. SIRIH bukan sekadar singkatan, tapi janji kami untuk menjadi sahabat dan saudara rakyat Papua,” ujar Lettu Diyan.

Warga menyambut penuh haru. Mama Maria, seorang ibu dari Beoga, bahkan menitikkan air mata ketika menerima bantuan. “Kami merasa diperhatikan dan dijaga. Semoga TNI selalu diberkati Tuhan,” tuturnya lirih.

Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata kepedulian TNI. “Tugas kami bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga melayani rakyat. Kehadiran prajurit harus membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan “SIRIH” menjadi simbol persaudaraan, menghapus sekat antara prajurit dan rakyat. Senyum dan doa yang hadir di sepanjang jalan Sugapa–Beoga menegaskan bahwa di balik seragam loreng, TNI juga membawa kasih sayang dan harapan bagi masa depan Papua yang damai.

Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)