Surabaya Siapkan Kebun Raya Mangrove Kelas Dunia

0
153

SURABAYA, Cakrayudha-hankam.com – Pemerintah Kota Surabaya menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan Kebun Raya Mangrove (KRM) sebagai pusat pengetahuan global atau “perpustakaan bakau dunia.”

Langkah ini sejalan dengan keanggotaan KRM dalam Botanical Gardens Conservation International (BGCI) serta World Mangrove Center (WMC), yang membuka peluang riset dan kerja sama konservasi lintas negara.

Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, menilai KRM Surabaya sebagai laboratorium alam berkelas internasional. “Hanya sedikit kebun raya di dunia yang fokus pada mangrove, dan KRM Surabaya termasuk salah satunya,” ujarnya pada HUT ke-2 KRM di Gunung Anyar, beberapa waktu lalu.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan dukungan BRIN akan memacu KRM menjadi pusat konservasi, edukasi, dan pengurangan karbon. Ia juga menyebut pengembangan berikutnya mencakup riset silvofishery, yaitu integrasi hutan mangrove dengan tambak perikanan demi ketahanan pangan.

Hingga kini, KRM Surabaya telah mengoleksi 74 spesies mangrove, meningkat dari 56 jenis saat diresmikan pada 2023. Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti, menegaskan penguatan kolaborasi lintas lembaga akan memperluas peran KRM dalam konservasi, pendidikan, pariwisata, dan sumber pangan alternatif.(Red-053)