Semarak Kearifan Lokal Warnai Pembukaan TMMD 125

0
155

UMKM Persit dan Warga Banaran Unjuk Gigi

 

TEMANGGUNG, Cakrayudha-hankam.com – Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, tampak semarak penuh semangat dalam pembukaan TMMD Reguler ke-125 Tahun Anggaran 2025. Tidak hanya diwarnai kerja sama antara TNI dan warga, kegiatan ini juga disemarakkan oleh kehadiran pelaku UMKM lokal, khususnya yang dikelola oleh ibu-ibu Persit dan masyarakat desa setempat.

Kegiatan pembukaan yang berlangsung pada Rabu (23/07/2025) ini turut dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 072/Pamungkas, Ny. Sahfitri Bambang Sujarwo, bersama Ketua Persit Cabang XXVI Kodim 0706/Temanggung, Ny. Antini Hermawan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan terhadap gerakan pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi desa.

UMKM Jadi Magnet dan Simbol Kemandirian
Puluhan stan UMKM berjajar rapi di sekitar balai desa, menawarkan berbagai produk unggulan mulai dari makanan tradisional, kerajinan lokal, busana khas daerah, hingga hasil olahan pertanian. Produk-produk ini bukan hanya cerminan kekayaan budaya lokal, tetapi juga menjadi simbol semangat kemandirian dan kebangkitan ekonomi warga.

“Keterlibatan UMKM dalam kegiatan TMMD ini menunjukkan bahwa TMMD bukan hanya proyek fisik semata, tetapi juga momentum untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan dan pelaku usaha desa,” ujar Ny. Sahfitri Bambang Sujarwo.

Menurutnya, sinergi antara TNI, Persit, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa.

TMMD: Menyentuh Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat
Program TMMD Reguler ke-125 di Desa Banaran akan berlangsung selama sebulan penuh, dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Namun, TMMD tidak berhenti pada pembangunan fisik. Program ini juga menyasar kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, bela negara, dan pelatihan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Partisipasi aktif UMKM dalam pembukaan TMMD menjadi wujud kolaborasi nyata antar elemen masyarakat. Tidak hanya para prajurit TNI yang bekerja membangun desa, tetapi juga masyarakat yang berkontribusi dalam menggerakkan roda ekonomi dan melestarikan budaya lokal.

“Inilah esensi TMMD yang sesungguhnya—pembangunan menyeluruh, baik fisik maupun sumber daya manusianya,” ujar salah seorang warga Banaran yang turut membuka stan dalam bazar.

Dengan sinergi antara TNI, Persit, pemerintah daerah, dan masyarakat, TMMD Reguler ke-125 di Temanggung diharapkan dapat menjadi model pembangunan terpadu yang mampu menghadirkan perubahan nyata, berkelanjutan, dan menyentuh seluruh aspek kehidupan di pedesaan.(Pendim 0706/Red-033)