Pengamanan Ketat Kawal Tradisi Nyongkolan di Kelurahan Abiantubuh Mataram

0
152

MATARAM NTB, Cakrayudha-hankam.com – Untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan tradisi Nyongkolan, jajaran petugas gabungan di Kelurahan Abiantubuh melakukan pengamanan dan pengawalan ketat di sepanjang jalur yang dilalui rombongan, pada Minggu (20/07/2025).

Tradisi Nyongkolan yang merupakan bagian dari adat pernikahan masyarakat Lombok, kali ini diselenggarakan oleh salah satu warga Kelurahan Abiantubuh. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus menjamin kelancaran acara tanpa mengganggu aktivitas umum.

Kegiatan pengamanan ini melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta petugas Linmas Kelurahan Abiantubuh. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antarsektor dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Abiantubuh Baru, Aipda Yanto Irwanto, bersama Babinsa dari Koramil 1606-09/Sandubaya, serta Linmas kelurahan, terlihat aktif mengatur lalu lintas dan mengawal rombongan Nyongkolan agar berjalan tertib tanpa menimbulkan kemacetan.

Kapolsek Sandubaya, AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Pengamanan ini tidak hanya untuk kelancaran kegiatan adat, tapi juga demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Selain pengawalan, petugas gabungan juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak menggunakan knalpot brong dan tidak mengonsumsi minuman keras selama kegiatan berlangsung. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan dan menciptakan suasana kondusif.

Keterlibatan unsur TNI dan Linmas dari pemerintah kelurahan menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan budaya masyarakat, sekaligus memperkuat rasa aman dan nyaman bagi warga maupun peserta kegiatan.

Sementara itu, Lurah Abiantubuh Baru menyampaikan apresiasinya atas kekompakan seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, dan seluruh masyarakat yang telah menjaga ketertiban. Semoga tradisi ini terus lestari dan menjadi kebanggaan budaya kita bersama,” ungkapnya.(Red-033)