TNI Menyapa di Tengah Kebun: Satgas Marinir Yonif 1 Lakukan Ini!

0
264

YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat perbatasan, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir terus mengedepankan pendekatan komunikasi sosial (komsos) sebagai salah satu strategi pembinaan teritorial. Salah satu bentuk nyatanya terlihat saat personel Pos Marinir Camar menyambangi warga yang tengah berkebun di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat (18 Juli 2025).

Di sela kegiatan patroli sektor rutin, para prajurit menyempatkan diri untuk berhenti, menyapa, dan berdialog langsung dengan masyarakat. Mereka berbincang mengenai situasi sosial dan keamanan setempat, serta mendengarkan langsung kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi warga di kawasan perbatasan.

Tak hanya itu, prajurit TNI juga menyerahkan bantuan sederhana seperti pakaian dan rokok sebagai bentuk kepedulian dan empati. Sambutan hangat dan senyum bahagia dari warga menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai sahabat rakyat.

“Ini bukan sekadar kegiatan rutin. Melalui komsos, kami membangun kedekatan emosional dengan masyarakat agar tercipta rasa saling percaya dan kebersamaan,” jelas Dansatgas Letkol Mar Siswanto.

TNI Hadir dan Mendengar
Melalui komunikasi dua arah ini, warga merasa diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka. Inilah yang menjadi dasar kuat bagi terciptanya stabilitas sosial dan keamanan wilayah, yang pada akhirnya mendukung tujuan pembangunan dan perdamaian di Papua.

Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa pendekatan humanis merupakan bagian penting dari karakter TNI.

“Interaksi langsung antara prajurit dan masyarakat membuka ruang edukasi dan penguatan rasa aman. Di sana pula kita bisa menyampaikan pesan penting, seperti menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” ujarnya.

Bersama Rakyat, TNI Wujudkan Papua Damai
Kegiatan komsos ini menjadi bagian dari komitmen TNI untuk menjadi mitra rakyat dalam pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah terluar. Dari ladang hingga honai, kehadiran TNI tak hanya membawa perlindungan, tetapi juga menyalakan harapan.

Sumber:
(PenSatgas Yonif 1 Marinir/Red-033)