PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keheningan dan kesejukan Pegunungan Papua, harapan tumbuh di ladang-ladang Kampung Mbua, Kabupaten Nduga. Pada Jumat (18/07/2025), prajurit Satgas Yonif 400/Banteng Raiders (BR) dari Pos Mbua hadir di tengah warga melalui kegiatan bertajuk “Rosita” (Borong Hasil Tani) — sebuah aksi nyata kepedulian yang mencerminkan wajah humanis TNI di luar tugas-tugas militer.
Kegiatan “Rosita” tidak sekadar menjadi ajang membeli hasil bumi, melainkan juga wujud solidaritas dan dukungan nyata terhadap ekonomi masyarakat lokal. Dengan memborong hasil tani seperti sayuran segar, umbi-umbian, dan buah-buahan, para prajurit membantu meringankan beban para petani yang selama ini kesulitan memasarkan hasil panen mereka.
“Kami ingin memotivasi warga agar tetap semangat mengelola pertanian. Dukungan ini adalah bentuk kepedulian dan penguatan ekonomi masyarakat,” ungkap Komandan Pos Mbua, penuh kehangatan.
Dari Kebun ke Hati: Membangun Hubungan yang Lebih Erat
Bagi warga Kampung Mbua, kehadiran prajurit bukan sekadar sebagai pembeli, melainkan sebagai kawan dan keluarga. Senyum dan tawa menghiasi wajah para petani saat hasil panen mereka diborong. Candaan ringan dan keakraban yang terjalin menjadikan kebun bukan hanya ladang ekonomi, tapi juga ladang kebersamaan.
Loreng para prajurit dan kulit para petani yang menghitam karena matahari bersatu dalam semangat gotong royong — sebuah harmoni antara rakyat dan tentara yang terjalin lewat aksi nyata.
TNI: Menjaga dan Membina
Program “Rosita” menunjukkan bahwa prajurit Yonif 400/BR tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga hadir untuk memberdayakan masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto:
“Tugas kami tak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga ikut membangun kesejahteraan rakyat. Program Rosita adalah simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebuah ikhtiar bersama menuju masa depan yang lebih baik.”
Komitmen Jangka Panjang: Satu Asa, Satu Tujuan
Satgas Yonif 400/BR memastikan bahwa Rosita bukanlah kegiatan sekali waktu. Program ini akan terus berlanjut dengan harapan dapat menguatkan ketahanan ekonomi masyarakat, sekaligus menciptakan rasa aman dan kedekatan antara TNI dan warga.
Di balik setiap kantong hasil tani yang mereka bawa, tersimpan kisah perjuangan dan harapan. Di balik setiap senyum warga, ada rasa syukur atas kehadiran prajurit yang tak hanya membawa bantuan, tapi juga menghadirkan semangat, harapan, dan kebersamaan.
Sumber:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

