Wujud Nyata Ketahanan Pangan
KEBUMEN, Cakrayudha-hankam.com – Dalam upaya mendukung program Presiden Republik Indonesia untuk mencapai swasembada pangan nasional, Dandim 0709/Kebumen, Letkol Arm Purba Sudibyo S.I.P, mengikuti kegiatan penanaman jagung secara virtual untuk Kuartal III Tahun Anggaran 2025 melalui Zoom Meeting dari Kabupaten Grobogan. Acara ini berlangsung di kawasan Perhutanan Sosial, Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, pada Rabu, 9 Juli 2025.
Kegiatan ini juga mencakup pemberian bantuan sosial (bansos) oleh Polres Kebumen dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, dihadiri oleh sekitar 65 peserta dari berbagai kalangan. Beberapa tokoh yang hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kebumen, Solatun, A.Md., Dandim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo, S.I.P, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baashit Syamsuri, S.I.K., M.Si., serta para undangan lainnya.
Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas lahan tanam jagung di seluruh Indonesia. “Pemerintah menargetkan penanaman jagung di area seluas 1 juta hektar, yang diharapkan dapat menghasilkan setidaknya 10 juta ton jagung. Tahun lalu, kita berhasil mencapai lebih dari 2 juta ton, sebuah pencapaian luar biasa berkat kerja keras semua pihak,” ujar Kapolri.
Di sisi lain, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dr. Raja Juli Antoni, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Polri dan TNI atas peran aktif mereka dalam mendukung pembangunan nasional. “Polri dan TNI memiliki peran historis yang signifikan dalam pembangunan bangsa, melampaui tugas konstitusional mereka,” kata Menteri LHK.
“Swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga berpengaruh pada kesejahteraan petani, termasuk petani hutan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Polri, TNI, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Kebersamaan yang terjalin hari ini merupakan langkah awal dari kolaborasi besar untuk mencapai ketahanan pangan nasional, yang diharapkan dapat menjadi amal ibadah dan warisan bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi lintas sektoral yang mendukung kemandirian pangan nasional serta memperkuat kerjasama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. (Red-033)

