Prajurit TNI dan Lokananta Berlatih di Boulevard Bersejarah Paris

0
149

PRANCIS, Cakrayudha-hankam.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan kembali berpartisipasi di kancah internasional dengan tampil sebagai barisan pembuka dalam parade militer Bastille Day 2025, yang akan diadakan di Champs-Élysées, Paris, Prancis.

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Indonesia, para prajurit dan Lokananta telah memulai latihan. Latihan ini merupakan langkah penting dan strategis menjelang peringatan Hari Nasional Prancis pada 14 Juli mendatang, sekaligus berfungsi sebagai uji coba di lokasi parade resmi.

Dalam sesi latihan ini, kontingen TNI mendapatkan kehormatan sebagai pasukan pertama yang melangkah tepat di depan podium kehormatan Presiden Emmanuel Macron di Place de la Concorde. Dipimpin oleh Letkol Inf Bistok Simarmata, pasukan upacara TNI menunjukkan langkah yang tegap, formasi yang rapi, serta disiplin yang tinggi, yang menegaskan profesionalisme dan kesiapan prajurit Indonesia dalam forum militer internasional.

Kepercayaan untuk berada di posisi terdepan dalam latihan ini memiliki makna simbolis, terutama karena parade Bastille Day tahun ini memperingati 100 tahun penyalaan api abadi La Flamme dan simbol Bleuet de France sebagai penghormatan kepada para pahlawan dan korban perang.

Partisipasi TNI mencerminkan kedekatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis, serta menjadi wujud nyata dari diplomasi pertahanan yang mengedepankan nilai-nilai perdamaian dan kolaborasi global.

Perhatian publik tertuju pada penampilan menawan Drum Band Lokananta, yang merupakan kolaborasi antara Taruna Akademi TNI dan Kepolisian, saat mereka mengiringi langkah pasukan. Irama khas Nusantara yang menggelegar, dengan dentuman bass drum, ketukan snare yang nyaring, dan dinamika tenor, menciptakan suasana yang hidup di sepanjang boulevard bersejarah Paris. Warga setempat terlihat antusias, memberikan tepuk tangan meriah dan mengabadikan momen tersebut dari tepi jalan serta balkon bangunan klasik.

Komandan Kontingen Satgas Patriot II, Brigjen TNI Ferry Irawan, menyatakan bahwa latihan ini bukan sekadar uji teknis, melainkan juga merupakan bentuk diplomasi militer Indonesia. “Kami bersyukur dan merasa terhormat dipercaya sebagai pasukan pembuka. Ini adalah kehormatan yang akan kami wujudkan dengan penampilan terbaik demi mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.

Sebagai penutup sesi latihan, seluruh personel TNI dengan semangat tinggi meneriakkan yel-yel “TNI PRIMA!” secara serentak dan lantang di tengah Champs-Élysées. Suara yel-yel tersebut bergema di antara bangunan bersejarah dan pepohonan rindang, mencerminkan semangat, kekompakan, serta moral yang tinggi dari prajurit dan taruna TNI yang bertugas sebagai duta kehormatan bangsa.

Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan latihan lintas matra dan gladi bersih yang dijadwalkan pada 12 Juli 2025. Partisipasi TNI dalam seluruh rangkaian latihan parade Bastille Day ini merupakan bagian dari upaya memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia serta kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia. (Puspen TNI/Red-033)