Senyum di Balik Kabut: TNI Satgas 700 Menyentuh Hati Warga Wombru

0
187

PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di balik kabut yang menyelimuti kaki perbukitan Distrik Mage’abume, langkah para prajurit TNI tidak terdengar seperti derap pasukan, melainkan sebagai bisikan damai yang menyentuh hati masyarakat. Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti, melalui Pos Pintu Jawa, melaksanakan kegiatan teritorial di Kampung Wombru, sebuah desa terpencil yang jauh dari keramaian, namun kaya akan semangat kehidupan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 8 Juli 2025.

Dipimpin oleh Danpos Letda Inf Risal, para prajurit menyusuri jalan tanah yang basah, menyapa warga satu per satu, bukan sebagai aparat bersenjata, tetapi sebagai saudara yang membawa ketulusan. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan momen untuk memperkuat kembali kepercayaan antara rakyat dan negara.

“Kami datang bukan untuk memerintah, tetapi untuk mendengar. Di balik senyum warga, terdapat cerita, harapan, dan keinginan akan kedamaian. Itulah yang kami jaga,” ungkap Letda Inf Risal.

Melalui anjangsana dan dialog hangat, Satgas tak hanya menanyakan kebutuhan warga, tetapi turut meresapi denyut kehidupan yang tersembunyi di balik sunyinya bukit Papua. Pendekatan humanis ini membuktikan bahwa keamanan sejati dibangun bukan hanya dengan kekuatan, tapi juga dengan empati.

Menjelang sore, saat prajurit bersiap meninggalkan kampung, warga Wombru membalas kunjungan itu dengan pemberian hasil bumi seperti ubi, sayuran segar, dan alpukat buah tangan sederhana, namun sarat makna dan ketulusan. Tak ada seremoni megah, hanya pelukan hangat, tawa ringan, dan kepercayaan yang perlahan tumbuh.

Momen ini menjadi simbol bahwa di Wombru, TNI dan rakyat bukan hanya berjalan bersama dalam langkah, tapi telah menyatu dalam rasa.

Karena di Papua, cinta tanah air terkadang dimulai dari senyuman… dan sebutir alpukat.

Authentication:
(Dansatgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)