Seragam Loreng Menjadi Tangan Pelindung Ekonomi

    0
    173

    Prajurit Yonif 733/Masariku Dukung Ekonomi Masyarakat Papua dengan Memborong Hasil Kebun

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah pesona alam Papua yang memukau, prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku tidak hanya berperan sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai pilar penting dalam mendukung perekonomian masyarakat.

    Dengan semangat yang tulus dan kepedulian yang tinggi, para prajurit ini terjun langsung ke kebun-kebun masyarakat Papua untuk membeli hasil pertanian seperti sayuran segar, rempah-rempah, dan buah-buahan.

    Tindakan ini memberikan dukungan ekonomi yang signifikan bagi para petani lokal. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juli 2024, dan kembali menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya berkaitan dengan isu pertahanan, tetapi juga dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

    Melalui kegiatan ini, para prajurit tidak hanya membeli hasil pertanian, tetapi juga menawarkan harga yang adil dan wajar, yang dapat meningkatkan kesejahteraan para petani. Keberadaan TNI menjadi simbol kepedulian langsung terhadap ekonomi masyarakat kecil, memberikan harapan, dan memotivasi para petani untuk terus berkarya meskipun menghadapi berbagai tantangan.

    Letkol Inf Julius Jongen Matakena, Komandan Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sosial yang telah lama dilakukan oleh pihaknya. “Kami ingin masyarakat Papua lebih mandiri secara ekonomi. Dengan membeli hasil kebun mereka, kami berharap dapat menciptakan pasar yang stabil untuk produk-produk lokal,” ungkap Letkol Julius. Inisiatif ini merupakan wujud nyata solidaritas TNI terhadap perekonomian lokal.

    Setiap transaksi yang dilakukan tidak hanya berfungsi sebagai dukungan ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan kekeluargaan antara prajurit dan masyarakat. Tawa ceria anak-anak, senyuman para petani, dan obrolan hangat antara prajurit TNI dan warga setempat mencerminkan kedekatan yang terjalin. Momen ini lebih dari sekadar jual beli; ia menjadi kesempatan untuk mempererat rasa persaudaraan yang telah lama ada antara prajurit TNI dan masyarakat Papua.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Yonif 733/Masariku dan menegaskan bahwa ini adalah bukti nyata dari esensi kehadiran TNI di Papua. “Apa yang dilakukan oleh prajurit Yonif 733/Masariku mencerminkan semangat ‘TNI Bersama Rakyat’ yang selalu kami junjung tinggi,” kata Mayjen TNI Lucky Avianto.

    “Peran TNI di Papua tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan perbatasan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pembawa harapan bagi masyarakat.”

    Lebih dari sekadar transaksi ekonomi, kehadiran TNI dalam kegiatan ini menyampaikan pesan bahwa prajurit tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua. “Ketika kami membeli hasil kebun mereka, itu berarti kami membeli senyum dan harapan untuk masa depan yang lebih cerah,” ungkap Mayjen TNI Lucky Avianto.

    Inisiatif ini menegaskan bahwa seragam loreng bukan hanya melambangkan kekuatan militer, tetapi juga mencerminkan kepedulian, solidaritas, dan kasih sayang. Para prajurit Yonif 733/Masariku menunjukkan komitmen mereka untuk merangkul, membangun, dan mendukung kemajuan ekonomi Papua, satu kebun pada satu waktu.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)