Marinir Tanam Benih Harapan Lewat Tas Sekolah untuk Anak Papua
YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Di balik keindahan pegunungan dan ketenangan Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, terdapat kisah penuh haru dan harapan. Pada Kamis (12/06/2025), Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir menghidupkan semangat baru melalui tindakan sederhana namun berarti: membagikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak Papua. Ini bukan sekadar bantuan, melainkan simbol cinta, kepedulian, dan komitmen untuk masa depan.
Di bawah langit Papua yang cerah, puluhan anak berkumpul dengan senyum ceria. Mereka menerima tas, buku, dan alat tulis—barang-barang kecil yang memiliki makna besar. Di tangan kecil mereka, perlengkapan tersebut menjadi cahaya yang menerangi jalan menuju cita-cita.
“Ini bukan hanya tentang memberikan barang, tetapi juga menanamkan harapan dan keyakinan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil,” kata salah satu anggota Satgas yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Dansatgas Marinir, Letkol Marinir Siswanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI sebagai mitra masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga perbatasan negara. “Kami hadir untuk membangun jembatan harapan melalui pendidikan. Komunikasi sosial seperti ini adalah upaya untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat, terutama generasi muda yang akan menjadi tulang punggung bangsa,” ujarnya.
Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi terhadap langkah ini, menyebutnya sebagai manifestasi kemanunggalan antara TNI dan rakyat. “Anak-anak Papua adalah aset bangsa. Dengan mendukung pendidikan mereka, kita sedang berinvestasi untuk masa depan Indonesia,” jelasnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai penyebar harapan. Di tangan para marinir, tas sekolah menjadi simbol cinta tanah air, bukan dalam bentuk senjata, melainkan dalam bentuk buku, pena, dan keyakinan bahwa setiap anak Papua berhak untuk bermimpi setinggi mungkin.
Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

