Penutupan TMMD ke-124 di Hulu Sungai Tengah

    0
    42

    Wujud Nyata Sinergi TNI dan Masyarakat

     

    HARUYAN HST, Cakrayudha-hankam.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di wilayah Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah resmi ditutup oleh Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, di Desa Pengambau Hilir Luar, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penutupan ini menandai selesainya 30 hari penuh kerja keras dan kolaborasi lintas sektor yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan nasional, pada Rabu (04/06).

    Dalam acara tersebut, Danrem 101/Antasari membacakan amanat Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P., M.Sc., yang bertindak sebagai Pengendali Kegiatan Operasional TMMD. Beliau mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran dan keberhasilan TMMD ke-124 yang telah berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman, serta menghasilkan pencapaian yang sangat memuaskan.

    TMMD ke-124, yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, adalah sebuah operasi bhakti TNI yang melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat umum. Program ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan fokus pada sasaran fisik dan nonfisik, serta mendukung aspek pertahanan dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

    Capaian Gemilang TMMD ke-124
    Selama 30 hari pelaksanaannya, TMMD ke-124 berhasil mencapai berbagai target penting, baik dalam aspek pembangunan fisik maupun nonfisik. Berikut adalah ringkasan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan:

    1. Kegiatan Fisik Utama:
    Pembukaan badan jalan sepanjang 3.200 meter. Pengerasan badan jalan sepanjang 3.280 meter. Pembuatan siring sepanjang 660 meter. Pemasangan box culvert di 1 titik dan Pemasangan gorong-gorong di 5 titik.

    2. Sasaran Tambahan:
    Pembuatan sumur bor sebanyak 20 unit. Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 6 unit. Pembuatan MCK sebanyak 2 unit. Rehabilitasi Pos Kamling sebanyak 2 unit.
    Rehabilitasi Musala sebanyak 2 unit. Rehabilitasi tempat wudu dan MCK sebanyak 1 unit.
    Pengecatan sekolah sebanyak 1 unit. Pembuatan rumah sebanyak 1 unit. Pengecatan masjid sebanyak 1 unit. Pembersihan sekolah di 1 lokasi. Pembersihan fasilitas umum di 1 lokasi. Pembersihan parit di 1 lokasi. Penanaman pohon sebanyak 850 batang. Dan Pembukaan lahan pangan seluas 6, 5 hektar.

    3. Kegiatan Non-Fisik:
    Program non-fisik berfokus pada penyuluhan dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai berbagai aspek penting, antara lain:

    Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan. Rekrutmen Prajurit TNI. Pendidikan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat. Hukum serta bahaya narkoba. Penanggulangan bencana alam, ancaman terorisme, dan paham radikalisme. Ilmu perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, kehutanan, serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program perpustakaan keliling, Keluarga Berencana Kesehatan, Posyandu, Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM), dan penanganan stunting.

    Selain itu, TMMD ke-124 juga melaksanakan program unggulan TNI AD, yaitu Integrated Farming System seluas 200 hektar (dilaksanakan secara bertahap), TNI Manunggal Air (minimal 5 titik), rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) (minimal 1 unit), percepatan penurunan angka stunting, serta program Bersatu Dengan Alam melalui penanaman pohon dan pembersihan lingkungan.

    Pangdam VI/Mulawarman dalam sambutannya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh Satgas TMMD di lingkungan Kodam VI/Mulawarman, serta kepada para Bupati dan Walikota beserta jajarannya, instansi terkait, tokoh masyarakat, pemuda, pemuka agama, media, dan semua pihak yang telah berkolaborasi untuk mensukseskan TMMD ke-124.

    Di akhir sambutannya, Pangdam mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil TMMD agar dapat bertahan lebih lama. Dengan demikian, hasil tersebut dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju arah yang lebih baik, maju, sejahtera, dan mandiri. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf jika selama pelaksanaan TMMD terdapat tindakan prajurit yang kurang berkenan, serta mengingatkan prajurit untuk selalu memperhatikan faktor keamanan saat kembali ke satuan masing-masing. (Pen 1002 HST/Red-033)