Danramil Beberkan Kondisi Terkini Banjir di Kecamatan Bonang

    0
    99

    DEMAK, Cakrayudha-hankam.com – Pada Senin, 26 Mei 2025, sekitar pukul 05.00 WIB, banjir di Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak masih menggenangi setidaknya 1.837 rumah di empat desa, serta sekitar 838 hektar sawah di lima desa.

    Danramil 02/Bonang Kodim 0716/Demak, Lettu Czi Muhammad Kamidi, menjelaskan bahwa keempat desa yang warganya masih terdampak banjir adalah sebagai berikut: Desa Krajanbogo dengan 29 rumah, Desa Karangrejo dengan 1.426 rumah, Desa Kembangan dengan 159 rumah, dan Desa Sumberejo dengan 115 rumah.

    Untuk area persawahan yang terpengaruh, Desa Krajanbogo memiliki sekitar 165 hektar, Desa Karangrejo 285 hektar, Desa Kembangan 153 hektar, Desa Sumberejo 120 hektar, dan Desa Sukodono 115 hektar, sehingga total area sawah yang terdampak mencapai 838 hektar.

    “Sampai pagi ini, tercatat 1.837 rumah warga yang masih terendam banjir, serta sekitar 838 hektar area persawahan yang terdampak,” ungkapnya saat ditemui di lokasi banjir.

    Saat ini, jalan utama di beberapa desa masih terendam air dengan ketinggian yang bervariasi. Di Desa Karangrejo, ketinggian air berkisar antara 10 hingga 30 centimeter; di Desa Kembangan, antara 20 hingga 30 centimeter; di Desa Krajanbogo, sekitar 20 centimeter; di Desa Sumberejo, antara 10 hingga 30 centimeter; dan di Desa Sukodono, antara 5 hingga 10 centimeter.

    Meskipun debit air di jalan utama beberapa desa mulai berangsur surut, prosesnya masih berlangsung perlahan. Perbaikan tanggul yang jebol oleh pihak BBWS bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinpuntaru) Demak telah membantu mengurangi limpasan air dari sungai Tuntang. Diharapkan dalam beberapa hari ke depan, kondisi ini akan semakin membaik.

    Danramil juga menginformasikan bahwa hingga saat ini, tidak ada warga yang mengungsi dan tidak terdapat kerusakan pada rumah atau fasilitas umum akibat banjir. Hanya beberapa masjid, pemakaman umum, sekolah, dan kantor Pos Kesehatan Desa (PKD) yang masih terpengaruh oleh banjir.

    Untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir, seperti sembako, obat-obatan, air minum, dan perlengkapan bayi, alhamdulillah bantuan telah diterima dari Pemkab Demak, OPD, DPRD, Pemprov, serta relawan. Bagi masyarakat yang ingin memberikan sumbangan, dapat disalurkan melalui posko banjir atau Koramil 02/Bonang,” ungkapnya.

    Diketahui bahwa banjir di Kecamatan Bonang disebabkan oleh jebolnya dua tanggul Sungai Tuntang yang terletak di Desa Karangrejo dan Desa Kembangan, yang tidak mampu menahan debit air. Akibatnya, air dengan cepat menggenangi pemukiman warga dan lahan pertanian. (Pendim 0716/Red-033)