Libatkan 10 Honda BeAT dan Vario
BLORA, Cakrayudha-hankam.com – Sembilan anggota Polisi dari Satreskrim Polres Blora secara serentak menunjuk tiga pria yang duduk di depan mereka, di samping sepuluh motor matic Honda. Ketiga pria tersebut diundang untuk berfoto bersama sembilan anggota Polisi yang berdiri, dengan jari telunjuk mereka mengarah ke ketiga pelaku. Dalam foto itu, terlihat sepuluh motor matic, termasuk Honda BeAT dan Vario.
Ketiga pria yang ditunjuk ternyata adalah pelaku pencurian motor yang telah mencuri sepuluh sepeda motor di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sembilan anggota Polisi tersebut berasal dari Satreskrim Polres Blora, dan penangkapan ini dilakukan setelah melalui serangkaian penyelidikan yang intensif. Ketiga pelaku yang ditangkap adalah KS (30) dari Genjahan, Kecamatan Jiken, serta AFF (22) dan MADF (27) yang keduanya berasal dari Bojonegoro.
Aksi pencurian yang dilakukan oleh mereka telah mengganggu ketenangan masyarakat, dengan total sepuluh sepeda motor yang berhasil dicuri. Berdasarkan laporan kepolisian, sepuluh lokasi kejadian (TKP) tersebar di beberapa kecamatan, yaitu dua di Kecamatan Blora, tiga di Kecamatan Jepon, tiga di Kecamatan Jiken, dan dua di Kecamatan Cepu.
Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sepuluh sepeda motor dari berbagai tipe sebagai barang bukti. Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan. “Kami menduga ada keterlibatan jaringan yang lebih besar. Jika ini terindikasi sebagai bagian dari sindikat pencurian motor lintas kota, kami akan mengejar hingga tuntas,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada wartawan pada 19 Mei 2025.
Ketiga pelaku kini telah ditahan di Mapolres Blora untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Mereka dikenakan Pasal 363 KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan, yang dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga tujuh tahun. Polres Blora juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan keamanan kendaraan, seperti dengan menggunakan kunci ganda atau memarkir di lokasi yang aman. “Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan masyarakat dan mengajak warga untuk segera melaporkan jika melihat hal-hal yang mencurigakan,” tambahnya. (Red-033)

