Bongkar Strategi TMMD

    0
    72

    Letkol Khoirul Pimpin Diskusi Panas di Kedai Kopi Desa Kecapi

     

    JEPARA, Cakrayudha-hankam.com – Pada Senin (12/5/2025), kedai kopi di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, dipenuhi dengan aroma kopi yang hangat dan semangat diskusi yang menggugah. Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E., selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-124 Kodim 0719/Jepara, memimpin pertemuan dinamis yang melibatkan Kepala Desa Kecapi, Tim Media, dan Pasi Teritorial Kodim. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merumuskan strategi pelaksanaan program TMMD ke depan.

    Diskusi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, seperti pengecoran jalan, tetapi juga pada upaya membangun kesadaran sosial dan memperkuat kebersamaan di antara warga. Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menyelaraskan langkah antara TNI, pemerintah desa, dan tim dokumentasi, sehingga program TMMD dapat dipublikasikan secara efektif dan menjangkau hati masyarakat.

    TMMD lebih dari sekadar proyek pembangunan fisik; ini merupakan upaya untuk membangun kesadaran kolektif dan semangat gotong royong. “Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan media adalah kunci utama keberhasilan program ini,” tegas Letkol Khoirul, sambil mengarahkan diskusi menuju strategi komunikasi yang lebih inklusif dan transparan.

    Diskusi yang hangat dan penuh ide segar ini juga memberikan kesempatan bagi Kepala Desa Kecapi untuk menyampaikan pandangannya. “TMMD telah membawa perubahan yang signifikan, tidak hanya dalam hal infrastruktur, tetapi juga dalam memperkuat hubungan antarwarga dan meningkatkan partisipasi mereka dalam pembangunan,” jelasnya.

    Tim Media dan Pasi Teritorial juga melaporkan kemajuan dalam dokumentasi dan publikasi yang telah dilakukan, serta membahas cara-cara inovatif agar setiap langkah TMMD dapat diketahui dan diapresiasi lebih luas oleh masyarakat melalui media sosial dan saluran komunikasi lainnya.

    Dalam percakapan yang penuh semangat ini, Letkol Khoirul menekankan pentingnya transparansi sebagai kunci keberhasilan TMMD. “Masyarakat perlu menyadari bahwa mereka merupakan bagian dari proses ini. Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari seberapa besar masyarakat merasa memiliki dan terlibat,” ujarnya.

    Dengan semangat kolaborasi ini, pelaksanaan TMMD Reguler ke-124 di Desa Kecapi diharapkan dapat berlangsung lebih efektif, terstruktur, dan memberikan dampak nyata yang lebih luas bagi seluruh masyarakat.(Pendim 0719/Red-033)