Berantas Premanisme, Polda NTB Gencarkan Operasi Pekat

    0
    93

    MATARAM NTB, Cakrayudha-hankam.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus mengambil langkah cepat untuk mengatasi meningkatnya aksi premanisme yang mengganggu ketenteraman masyarakat. Dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) II Rinjani 2025, Polda NTB melaksanakan serangkaian kegiatan pencegahan dan edukasi di berbagai lokasi, termasuk di Terminal Bus Mandalika pada Selasa (05/05/2025).

    Operasi yang dipimpin oleh Satgas Preventif Direktorat Binmas Polda NTB ini menargetkan kelompok dan individu yang sering terlibat dalam aksi premanisme, baik yang berpura-pura sebagai juru parkir maupun aktivitas ilegal lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat.

    Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK, menjelaskan bahwa Operasi Pekat II merupakan bagian dari upaya komprehensif Kepolisian untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, terutama di tempat-tempat umum seperti terminal, pasar, dan kawasan wisata.

    “Kegiatan ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mencakup aspek edukasi. Kami memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan pengguna jasa terminal agar lebih waspada dan bersama-sama menolak praktik premanisme,” tegasnya.

    Petugas juga menyampaikan pesan-pesan terkait kamtibmas dan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap tindakan pemalakan, intimidasi, atau pungutan liar yang sering terjadi di tempat umum. Sosialisasi dilakukan secara persuasif kepada pihak-pihak yang dianggap rentan terlibat atau menjadi korban praktik tersebut.

    Premanisme perlu diatasi tidak hanya oleh aparat penegak hukum, tetapi juga dengan keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi dengan publik sangat penting dalam upaya ini,” ujar Kholid.

    Polda NTB menegaskan bahwa Operasi Pekat II Rinjani 2025 akan dilaksanakan secara intensif di seluruh wilayah hukum NTB, baik oleh Polda maupun Polres yang ada. Diharapkan, operasi ini dapat menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib di ruang publik bagi seluruh masyarakat NTB.(Red-033)