TMMD ke-124 Dimulai dengan Doa dan Adat

    0
    120

    Harmoni TNI dan Warga Kecapi di Petilasan Mbah Ren

     

    JEPARA, Cakrayudha-hankam.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 resmi dimulai di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, dengan sebuah upacara yang sakral dan bermakna. Pembukaan program pembangunan ini tidak hanya sekadar seremoni, melainkan diawali dengan selamatan adat yang berlangsung di Petilasan Mbah Reni pada Kamis malam (24/4/2025).

    Dalam suasana yang tenang dan penuh khidmat, hadir Danramil 11/Tahunan Lettu Inf Edi Sulistiyono, SH, Pasi Ter Kodim 0719/Jepara Kapten Inf Ngadino, Babinsa Desa Kecapi, serta berbagai tokoh masyarakat dan agama setempat. Mereka berkumpul untuk berdoa, memohon kelancaran, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh rangkaian kegiatan TMMD yang akan dilaksanakan.

    Petilasan Mbah Reni, yang diyakini sebagai tokoh yang membuka kawasan Dukuh Grobogan, menjadi saksi dari kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Tradisi ini tidak hanya merupakan penghormatan kepada leluhur, tetapi juga melambangkan kuatnya akar budaya lokal yang terjalin dengan semangat pembangunan nasional.

    Tradisi ini merupakan warisan yang sangat berharga. TNI hadir tidak hanya dengan membawa peralatan berat dan rencana pembangunan, tetapi juga dengan sikap yang menghargai budaya masyarakat setempat, kata Kapten Inf Ngadino.

    Program TMMD Reguler ke-124 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti infrastruktur desa, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan spiritual masyarakat. Ini sejalan dengan nilai-nilai kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang menjadi inti dari program ini.

    Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E., Dandim 0719/Jepara, menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan dan pelestarian budaya. TMMD tidak hanya membangun jalan atau jembatan, tetapi juga membangun rasa, menghubungkan tradisi, dan menjaga keharmonisan antara TNI dan masyarakat. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” tegasnya.

    Selamatan di Punden Mbah Reni menjadi momen yang penuh makna. Bagi masyarakat Desa Kecapi, acara ini merupakan doa bersama yang berfungsi sebagai pelindung spiritual dan pengikat emosional antara warga dan pasukan TNI yang akan mendampingi mereka selama program berlangsung.

    Dengan mengedepankan doa, adat, dan kerja nyata, TMMD ke-124 di Desa Kecapi bukan hanya sekadar program pembangunan, melainkan juga wujud nyata dari semangat gotong royong, kearifan lokal, dan cinta tanah air yang terjalin dalam setiap langkah. (Pendim 0719/Red-033)