Sentuhan Kasih Prajurit Marinir di Kampung Logpon

    0
    59

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 1 Marinir Hadir untuk Warga Perbatasan

     

    YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah tantangan kehidupan di kawasan perbatasan Papua, para prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 1 Marinir menunjukkan kepedulian dan kasih sayang. Pada Rabu (23/04/2025), mereka melaksanakan kegiatan sosial yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat Kampung Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

    Dalam suasana yang akrab, para prajurit Marinir mengunjungi rumah-rumah warga untuk membagikan pakaian layak pakai dan logistik rokok, yang merupakan kebutuhan sehari-hari bagi sebagian penduduk setempat. Selain itu, pembagian ini disertai dengan sapaan hangat yang menciptakan rasa damai dan kebersamaan di tengah wilayah perbatasan yang penuh tantangan.

    Letkol Marinir Siswanto, Komandan Satuan Tugas Yonif 1 Marinir, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program teritorial yang bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat di daerah perbatasan. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa kehadiran kami tidak hanya untuk menjaga batas negara, tetapi juga untuk menjadi bagian dari keluarga besar mereka. Kami peduli dengan kondisi mereka dan berharap kontribusi kecil ini dapat memberikan sedikit bantuan,” ujarnya.

    Kehadiran para prajurit Marinir di Kampung Logpon disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh warga setempat. Para orang tua dan anak-anak di kampung tersebut merasakan kasih yang tulus, merasa dihargai dan diperhatikan. Pembagian pakaian layak pakai dan logistik ini tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik mereka, tetapi juga menumbuhkan rasa solidaritas dan persaudaraan.

    Mayjen TNI Lucky Avianto, Pangkoops Habema, memberikan penghargaan tinggi terhadap inisiatif humanis yang dilakukan oleh Satgas Yonif 1 Marinir. Ia menyatakan, “Keberadaan TNI di Papua tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa TNI hadir dengan hati, bukan sekadar menjalankan tugas militer. Dengan saling membantu dan memahami, kita dapat membangun hubungan yang harmonis dan menciptakan keamanan yang berkelanjutan di perbatasan.”

    Langkah sederhana namun bermakna ini menjadi bukti nyata bahwa TNI ada untuk rakyat, bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari solusi untuk menghadirkan kesejahteraan di tanah Papua. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, prajurit Marinir memperkuat jalinan persaudaraan yang akan terus berkembang antara TNI dan masyarakat di perbatasan.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)