TNI Bawa Obat, Harapan, dan Kasih Sayang ke Pedalaman Puncak Papua

    0
    65

    PUNCAK, Cakrayudha-hankam.com – Di balik kabut dan keheningan lembah Pegunungan Tengah Papua, tepatnya di Kampung Gigobak I, Distrik Sinak, sebuah kisah harapan mulai terungkap dari dalam dinding-dinding honai. Kehadiran Satgas TNI Yonif 700 Wira Yudha Cakti membawa kesehatan, kebersamaan, dan senyuman bagi masyarakat yang telah lama menantikan bantuan.

    Pada hari Minggu, 20 April 2025, honai tidak lagi sekadar tempat berlindung, melainkan menjadi panggung bagi persaudaraan. Kegiatan Safari Honai dan pelayanan kesehatan menyentuh langsung hati warga, menjangkau mereka yang selama ini hidup dalam kesunyian dan keterbatasan.

    “Kami hadir bukan sebagai penjaga, tetapi sebagai saudara,” kata Sertu Awaludin saat memberikan penyuluhan tentang kesehatan dan kebersihan. Anak-anak berkumpul, para ibu mendengarkan dengan seksama, dan para tetua tersenyum penuh haru. Sentuhan kemanusiaan dari TNI terasa begitu nyata di setiap momen.

    Dalam suasana yang hangat, tim medis Satgas TNI menyediakan layanan pengobatan gratis. Rasa lelah tidak tampak, hanya empati dan dedikasi saat mereka merawat warga, mulai dari anak-anak hingga lansia. Suasana menjadi haru ketika Mama Rosa, salah satu warga, mengungkapkan dengan suara bergetar, “Terima kasih, Bapak TNI. Kami merasa tidak sendiri lagi.”

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, hadir untuk memantau langsung kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi yang tinggi. “Mereka bukan hanya prajurit, tetapi juga pelita di tengah kegelapan, penyambung harapan bagi rakyat,” ujarnya.

    Kegiatan ini lebih dari sekadar tugas; ini adalah ikatan batin dan kemanusiaan tanpa syarat antara rakyat dan prajurit. Dengan semangat TNI PRIMA (Professional, Responsive, Integrative, Modern, Adaptive), Safari Honai menunjukkan bahwa kekuatan sebuah bangsa terletak pada pelukan hangat kepada rakyatnya, bahkan yang paling terpencil sekalipun.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)