Pemdes Salurkan Bedah Rumah di Dana Desa TA 2025

    0
    102

    TANGERANG, Cakrayudha-hankam.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Kampung Kacipet Rt 001/01 Malang Nengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, telah memulai pelaksanaan program bantuan bedah rumah menggunakan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2025.

    Proses pembangunan bedah rumah ini sudah dimulai dan berjalan dengan baik.

    Kepala Desa Malang Nengah, Tata Suharta, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai unsur lainnya di desa.

    “Penggunaan DD tahun ini salah satunya untuk program bedah rumah bagi warga yang kurang mampu. Alhamdulillah, saat ini realisasinya sedang berlangsung, dan pengerjaannya dilakukan secara swadaya oleh warga setempat,” ungkap Kades Tata Suharta pada Kamis (17/04/2025).

    Kepala Desa Tata Suharta mengungkapkan bahwa program bedah rumah tahun ini mencakup satu unit rumah, dengan masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 30 juta.

    Ia juga menambahkan bahwa bantuan bedah rumah tidak hanya diberikan pada tahun 2025 ini. Sejak tahun anggaran 2022 hingga sekarang, hampir 15 unit rumah telah mendapatkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dibiayai oleh Dana Desa. Secara bertahap, banyak rumah warga yang telah menerima bantuan bedah rumah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

    “Karena keterbatasan dana, kami melaksanakan program bedah rumah secara bertahap. Ini menjadi prioritas penggunaan Dana Desa kami, mengingat masih banyak rumah warga yang tergolong tidak layak huni,” jelas Tata Suharta.

    Sementara itu, Abdul Mutholib, salah satu penerima bantuan bedah rumah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah desa yang telah meluncurkan program bedah rumah menggunakan Dana Desa. Ia menambahkan bahwa berkat program ini, warga desa kini dapat menikmati hunian yang layak.

    Alhamdulillah, berkat program bedah rumah yang sangat bermanfaat ini, saya kini merasakan memiliki tempat tinggal yang layak. Ini jelas sangat membantu kami, warga yang kurang mampu, mengingat kondisi rumah kami sebelumnya yang banyak bocor di atapnya,” ungkap Abdul Mutholib. (Red-033)