KEDIRI, Cakrayudha-hankam.com – Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan tokoh agama sekaligus memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat setelah libur Lebaran.
Kapolda Jatim dalam kunjungan kali ini didampingi oleh Kapolres Kediri Kota, Kapolres Kediri, Forkopimda Kota Kediri, Karumkit Bhayangkara Kediri, dan Danbrigif 16 Wira Yudha, Kediri.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat hubungan antara ulama di Jawa Timur dan para pemimpin daerah, khususnya Polri, dalam upaya menciptakan dan menjaga kondusivitas di wilayah Jawa Timur.
Selama kunjungannya, Kapolda Jatim dan rombongan disambut oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Pimpinan Ponpes Al Amin, KH Anwar Iskandar.
Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dan memohon doa restu agar wilayah Polda Jawa Timur senantiasa dilindungi oleh Allah, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif,” kata Kapolda Jatim.
Di sisi lain, KH Anwar Iskandar, Ketua Umum MUI, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda Jatim dan rombongan yang telah berkunjung ke Ponpes Al Amin Ngasinan.
“Doa kami agar wilayah Jawa Timur selalu dalam keadaan kondusif dan aman,” ungkap KH Anwar Iskandar.
Ia berharap agar kepolisian di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, dapat memberikan pelayanan dan penanganan yang terbaik, serta menjaga rasa aman dan keadilan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, yang mendampingi Kapolda dalam kesempatan ini, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi dengan para ulama.
“Siang ini, kami mendampingi Bapak Kapolda Jatim dalam silaturahmi dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia,” kata AKBP Bramastyo Priaji.
Ia menekankan bahwa kunjungan Kapolda Jatim ini mencerminkan sinergi antara ulama dan umaro, yang perlu terus dipelihara dan ditingkatkan untuk menjaga kondusivitas di Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.
“Kunjungan kerja ini merupakan langkah penting dalam upaya menjaga stabilitas keamanan pasca Lebaran, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk membangun masyarakat yang aman dan religius,” tutup AKBP Bramastyo Priaji. (Red-033)

