Perkuat Sistem Pertahanan Wilayah Timur

    0
    98

    TNI AL Akan Bangun Pangkalan di Madura

     

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – TNI AL akan mendirikan pangkalan angkatan laut (lanal) baru di Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebagai upaya untuk memperkuat pertahanan di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.

    Sebagai langkah lanjutan, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyaksikan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah dan berita acara serah terima aset tanah milik pemerintah Kabupaten Sumenep. Acara tersebut berlangsung di Markas Komando Koarmada II, Surabaya, pada Kamis (10/4).

    Ali menjelaskan bahwa hibah aset tanah ini didasarkan pada posisi strategis Pulau Madura, terutama Sumenep yang merupakan pelabuhan penting di Indonesia.

    “Sumenep telah menjadi pintu gerbang vital bagi perdagangan dan jalur pelayaran internasional yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia dan dunia,” ungkap Ali, seperti yang dilaporkan oleh Dispenal pada Jumat (11/4).

    Ali juga mengungkapkan bahwa pangkalan baru di Sumenep memiliki lokasi geografis yang sangat strategis di perairan Selat Madura, sehingga berpotensi menjadi titik krusial dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

    “Karena itu, TNI AL sangat berkepentingan untuk memiliki pangkalan yang ideal di wilayah Madura. Pangkalan ini akan mendukung berbagai operasi keamanan laut dan memperkuat sistem pertahanan negara di bagian timur Indonesia,” jelasnya.

    Pemerintah Kabupaten Sumenep telah memberikan hibah tanah seluas 10,17 hektar kepada TNI AL untuk pembangunan pangkalan baru, yang terletak di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

    Ali percaya bahwa keberadaan pangkalan baru di Sumenep akan menciptakan hubungan saling menguntungkan antara TNI AL dan masyarakat Madura.

    TNI AL akan semakin kokoh dan dapat melaksanakan tugasnya secara optimal. Sementara itu, masyarakat Sumenep dan Madura secara keseluruhan akan merasakan berbagai manfaat dari keberadaan pangkalan ini, baik dalam pembangunan daerah maupun peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat setempat,” tutupnya. (Red-033)