Gotong Royong di Hari Masuk Injil

    0
    41

    TNI dan Warga Beoga Bersihkan Rumah Tuhan, Membangun Persaudaraan

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Suasana penuh semangat gotong royong dan doa menyelimuti keheningan di Gereja Immanuel, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Minggu (06/04/2025). Dalam rangka memperingati Hari Masuk Injil ke Tanah Papua, para prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti Koops Habema, yang dipimpin oleh Lettu Inf Rahmadanu, bekerja sama dengan warga setempat untuk membersihkan dan memperindah gereja, yang merupakan pusat spiritualitas mereka.

    Hari Masuk Injil bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga merupakan momen sakral yang menyentuh hati, menandai hadirnya kasih Tuhan di Tanah Papua. Semangat inilah yang mendorong TNI dan masyarakat Beoga untuk bersatu dalam membersihkan gereja, menjadikannya tempat ibadah yang lebih indah dan nyaman.

    “Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan dan mendukung kegiatan keagamaan yang menjadi dasar moral dan spiritual masyarakat Papua,” ungkap Lettu Inf Rahmadanu dengan penuh semangat.

    Dengan penuh ketulusan, para prajurit TNI dan masyarakat bersatu untuk membersihkan debu-debu sejarah, mengecat dinding gereja, dan membangun semangat kebersamaan. Setiap goresan kuas dan sapuan tangan menjadi simbol harapan baru, memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta mencerminkan kepedulian yang mendalam terhadap kehidupan beragama.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menyatakan kebanggaannya terhadap inisiatif mulia ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan simbol sinergi positif antara TNI dan masyarakat, serta menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung nilai-nilai keagamaan yang ada di Papua.

    “Hari Masuk Injil adalah momen yang sangat sakral bagi masyarakat Papua. TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara, merayakan kebersamaan dan mendukung kehidupan spiritual masyarakat. Semangat gotong royong ini adalah fondasi dalam membangun kedamaian dan kesejahteraan di Tanah Papua,” ungkap Mayjen TNI Lucky Avianto dengan penuh bangga.

    Kisah ini menjadi simbol harapan untuk toleransi dan kebersamaan, menciptakan sinergi antara TNI dan masyarakat. Sinergi ini tidak hanya terbatas pada tugas keamanan, tetapi juga berperan dalam menjaga dan memperkuat kehidupan beragama serta semangat persatuan.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)