Satgas Yonif 733/Masariku Sentuh Hati Warga Mumugu

    0
    149

    Datang dengan Cinta, Bangun Papua dengan Kebersamaan

     

    NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keindahan alam Papua, prajurit Satgas Yonif 733/Masariku menunjukkan bahwa kehadiran mereka lebih dari sekadar penjaga perbatasan; mereka adalah saudara yang siap berbagi kebahagiaan dan harapan. Dengan semangat yang hangat, mereka mengunjungi Kampung Mumugu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, pada Kamis (03/04/2025), untuk menyampaikan pesan persaudaraan dan kepedulian.

    Dipimpin oleh Lettu Inf Alief Fiano, Komandan Titik Kuat Batas Batu, kedatangan prajurit Satgas Yonif 733/Masariku disambut dengan antusias oleh tokoh masyarakat setempat. Bapak Suabra, salah satu pemuka adat, menyatakan rasa senangnya atas kunjungan tersebut.

    Kehadiran para prajurit TNI bagaikan oase di tengah gurun. “Kami merasa diperhatikan, dilindungi, dan dihargai,” ungkapnya dengan penuh haru.

    Dalam suasana akrab, prajurit dan masyarakat terlibat dalam dialog mengenai berbagai isu, mulai dari keamanan desa, pembangunan infrastruktur, hingga harapan untuk masa depan Papua yang lebih baik. Selain berbincang, para prajurit juga memberikan bantuan dan mendengarkan langsung aspirasi warga.

    Letkol Inf Julius J. Matakena, Komandan Satgas Yonif 733/Masariku, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membangun komunikasi yang baik dan menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat Papua.

    “Kami ingin menjadi bagian dari solusi, bukan masalah. Kami di sini untuk mendengarkan, memahami, dan membantu masyarakat Papua dengan sepenuh hati,” ujarnya.

    Dukungan penuh juga disampaikan oleh Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, yang menekankan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun persaudaraan dan kesejahteraan.

    “Kami percaya bahwa dengan komunikasi yang baik dan saling pengertian, kita dapat menciptakan Papua yang damai, maju, dan sejahtera. Mari kita bangun masa depan Papua bersama-sama,” tegasnya.

    Dengan semangat TNI PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, Adaptif), Satgas Yonif 733/Masariku terus menyebarkan cinta dan kepedulian. Mereka tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga membangun jembatan emosional agar masyarakat Papua semakin yakin bahwa mereka tidak sendirian; ada saudara-saudara yang siap membantu dan mendukung mereka menuju masa depan yang lebih baik.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)