TNI Satgas Yonif 700 Hadir dengan Kepedulian

    0
    115

    Ulurkan Bantuan, Tebar Senyum di Puncak Papua

     

    PUNCAK, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah tantangan berat di medan pegunungan, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 terus berkomitmen untuk menjalin hubungan erat dengan masyarakat Papua. Melalui pendekatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang humanis, prajurit TNI hadir dengan sepenuh hati untuk membantu meringankan kesulitan warga di Kampung Wuloni, Kabupaten Puncak, Papua, pada Kamis (3/04/2025).

    Pendekatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan komitmen nyata TNI dalam membangun persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan memastikan kesejahteraan masyarakat di wilayah tugas mereka.

    Danpos Wuloni, Lettu Inf I Made Mertiana, secara langsung memimpin kegiatan penyerahan bantuan sembako kepada keluarga tokoh adat setempat. Namun, kegiatan ini lebih dari sekadar memberikan bantuan materi; tujuannya juga untuk mempererat hubungan dan memahami lebih dalam kondisi serta kebutuhan masyarakat.

    “Kegiatan ini sangat penting untuk menciptakan kedekatan dan kebahagiaan di antara masyarakat. Dengan pendekatan seperti ini, kami dapat lebih memahami kesulitan yang mereka hadapi sehari-hari,” ungkap Lettu Inf I Made Mertiana dengan penuh kehangatan.

    Satgas Yonif 700 tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam membangun komunikasi yang dialogis dan penuh empati. Melalui interaksi langsung seperti ini, diharapkan masyarakat merasa lebih nyaman dan percaya bahwa TNI adalah bagian dari mereka—bukan sekadar pasukan penjaga, tetapi juga saudara yang siap membantu.

    Langkah ini sejalan dengan visi Koops Habema di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Lucky Avianto, yang menekankan bahwa TNI hadir di Papua untuk membangun sinergi, menjaga stabilitas, dan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

    Dengan semangat TNI PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, Adaptif), prajurit TNI terus beroperasi di lapangan, tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai pilar kemanusiaan yang membawa harapan dan kedamaian bagi Tanah Papua.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)