Setetes Darah, Sejuta Harapan

    0
    87

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 1 Marinir Donorkan Darah untuk Papua

     

    YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah tantangan berat di perbatasan, prajurit Yonif 1 Marinir yang tergabung dalam Satgas Habema menunjukkan bahwa pengabdian mereka tidak hanya terbatas pada menjaga wilayah, tetapi juga melindungi kehidupan. Pada Kamis (27/03/2025), para prajurit dengan tulus mendonorkan darah mereka dalam kegiatan bakti sosial donor darah yang diadakan di RSUD Yahukimo, Distrik Dekai, Papua Pegunungan.

    Meskipun berada di bulan suci Ramadan, semangat kemanusiaan mereka tetap tinggi. Para prajurit antusias berpartisipasi, menyadari bahwa setetes darah mereka dapat memberikan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi.

    Dansatgas Letkol Marinir Siswanto menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan juga merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

    “Donor darah ini adalah ungkapan kepedulian kami terhadap masyarakat Papua. Ini bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menyelamatkan nyawa. Setiap kantong darah yang kami sumbangkan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan,” kata Letkol Siswanto.

    Selain membantu memenuhi stok darah di RSUD Yahukimo, kegiatan ini juga berfungsi untuk mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, juga memberikan apresiasi terhadap langkah para prajurit.

    “Dengan menyumbangkan sebagian kecil dari darah kita, kita memiliki kesempatan untuk memberikan harapan dan menyelamatkan nyawa orang lain. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki potensi besar untuk mengubah hidup seseorang,” tegasnya.

    Kegiatan ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi pada kebaikan dan harapan masyarakat. Dengan semangat pengabdian, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 1 Marinir berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam upaya kemanusiaan.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)