Persiapan Menjelang Penutupan TMMD, Dandim 0829/Bangkalan Pastikan Program Tepat Sasaran

    0
    94

    BANGKALAN, Cakrayudha-hankam.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 0829/Bangkalan telah memasuki hari ke-29. Menjelang penutupan, satgas TMMD memastikan bahwa semua target program telah tercapai dengan baik dan optimal.

    Di Desa Katol Timur, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, personel Satgas TMMD Kodim 0829/Bangkalan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong untuk menyempurnakan hasil pembangunan pada Rabu (19/03/2025).

    Program TMMD mencakup sasaran fisik dan non-fisik yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Diharapkan hasil dari program ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Dalam pernyataannya, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memastikan semua sasaran TMMD, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik, telah dilaksanakan dengan baik dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

    “TMMD bukan sekadar tentang pembangunan fisik dan non-fisik, tetapi juga merupakan wujud kepedulian nyata TNI terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran bagi warga,” tuturnya.

    Menjelang penutupan TMMD yang dijadwalkan pada 20 Maret 2025, seluruh personel Kodim 0829/Bangkalan terus melakukan persiapan agar upacara penutupan dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat.

    Selain itu, Letkol INF Nanang juga mempersiapkan berbagai aspek pendukung untuk mendukung kesuksesan upacara penutupan. Para anggota Satgas TMMD berharap kegiatan ini tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.

    Pelaksanaan TMMD ke-123 di Desa Katol Timur merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah terpencil dan tertinggal.

    Melalui program ini, diharapkan hubungan solidaritas dan soliditas antara TNI dan masyarakat dapat semakin kokoh, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam pembangunan daerah.

    “Semoga TMMD dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan solidaritas serta soliditas antara TNI dan masyarakat,” ujar Letkol Inf Nanang. (Red-033)