Satgas Yonif 733 Menyediakan Pengobatan Gratis, Sebuah Harapan di Tanah Papua

    0
    97

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah tantangan berat dan tugas pengamanan di perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 733/Masariku Koops Habema hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Pada Jumat (14/03/2024), para prajurit TNI langsung terjun ke Kampung Mumugu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua, untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga yang membutuhkan.

    Kepedulian TNI terhadap Masyarakat Perbatasan
    Dalam kegiatan ini, prajurit Yonif 733/Masariku dengan sigap melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga, memberikan obat-obatan, serta menyampaikan edukasi kesehatan yang sangat dibutuhkan. Sentuhan kemanusiaan yang diberikan tidak hanya terbatas pada layanan medis, tetapi juga mencerminkan kepedulian dan perhatian, sehingga masyarakat Mumugu merasa semakin dekat dengan TNI.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada para tentara yang telah datang memberikan pengobatan gratis. Ini sangat membantu kami,” ungkap Bapak Ame, salah satu warga yang menerima layanan kesehatan, dengan mata berkaca-kaca menahan haru.

    Komitmen TNI dalam Mewujudkan Kesehatan yang Merata
    Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata dari kepedulian TNI terhadap masyarakat di daerah perbatasan.

    “Kesehatan merupakan hak setiap warga negara. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita di Mumugu mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ungkap Pangkoops dengan semangat yang membara.

    Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat Papua.

    Prajurit Yonif 733, Pahlawan Kemanusiaan di Perbatasan
    Lebih dari sekadar melaksanakan tugas negara, kegiatan ini merupakan panggilan kemanusiaan. Di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah perbatasan, kehadiran Yonif 733/Masariku menjadi harapan bagi masyarakat setempat.

    Di balik seragam loreng dan tugas berat menjaga kedaulatan negara, mereka hadir sebagai pahlawan kemanusiaan, membawa harapan dan kebahagiaan bagi masyarakat Mumugu. Sentuhan kasih mereka akan menjadi kenangan abadi, mempererat tali persaudaraan antara TNI dan rakyat Papua, serta menumbuhkan optimisme untuk masa depan yang lebih baik.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)