PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Selain menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 1 Marinir juga menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. Suatu pemandangan yang menghangatkan hati terlihat ketika para prajurit yang berani ini langsung terjun ke pasar tradisional Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, bukan untuk melakukan patroli, melainkan untuk membeli hasil pertanian dari para petani lokal. Jumat (14/03/2025).
TNI dan Masyarakat: Lebih dari Sekadar Transaksi
Pasar yang biasanya dipenuhi dengan suara tawar-menawar kini juga dipenuhi dengan canda tawa dan keakraban antara prajurit dan masyarakat. Dengan seragam loreng yang mereka kenakan, para prajurit menyapa dan berinteraksi dengan para ibu Papua yang menjajakan dagangan mereka. Proses jual beli pun terasa lebih hangat, disertai senyuman dan sapaan yang penuh rasa persaudaraan.
Keranjang-keranjang anyaman yang mereka bawa pun cepat terisi dengan ubi, sayuran, dan hasil bumi lainnya. Semua produk ini dibeli langsung dari para petani yang telah bekerja keras untuk menghasilkan panen terbaik mereka.
Dukung Ekonomi Lokal, Ciptakan Solidaritas
Komandan Satgas Letkol Mar Siswanto menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan logistik; ini adalah wujud kepedulian yang nyata terhadap masyarakat setempat.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kami di sini. Dengan berbelanja di pasar tradisional, kami berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian warga, terutama para pedagang kecil yang berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka,” ujarnya dengan penuh kehangatan.
Bagi para pedagang, kehadiran prajurit TNI tidak hanya mendatangkan transaksi, tetapi juga memberikan harapan dan semangat baru. Mama Yuliana, salah satu pedagang di pasar Dekai, menyampaikan rasa harunya.
“Kami sangat senang dan terharu. Bapak-bapak tentara mau datang ke pasar kami dan membeli hasil kebun kami. Ini sangat membantu kami,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.
Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa meskipun menghadapi tugas negara yang berat, para prajurit TNI tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Sentuhan hangat di pasar Dekai ini akan menjadi kenangan indah yang memperkuat ikatan persaudaraan antara TNI dan masyarakat, serta membangun fondasi yang kokoh untuk kedamaian dan kesejahteraan di tanah Papua,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, TNI tidak hanya berperan sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai sahabat bagi masyarakat. Tindakan sederhana seperti berbelanja di pasar tradisional dapat menjadi jembatan besar untuk membangun kepercayaan, kedekatan, dan kebersamaan antara TNI dan rakyat Papua.
Autentikasi:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

