Satgas Yonif 503/Mayangkara dan Warga Mumugu Bersatu untuk Bersihkan Desa

    0
    80

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keindahan alam Papua, sebuah momen penuh makna terjadi di Desa Mumugu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, pada Jumat, 7 Maret 2025. Suara sapu yang membersihkan debu dan dentingan parang yang memotong rumput liar menggema di seluruh desa, menandakan adanya aksi gotong royong antara Satgas Yonif 503 Koopsau Habema dan masyarakat setempat.

    Dipimpin oleh Serka Waris, sepuluh anggota dari Pos Batas Batu Satgas Yonif 503/Mayangkara terjun langsung ke lapangan. Mereka tidak membawa senjata, melainkan peralatan kebersihan, dan bersama warga, mereka membersihkan jalan utama, lapangan, serta pemakaman desa yang telah lama terabaikan.

    “Ini bukan sekadar tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga membersihkan hati,” kata Serka Waris dengan penuh makna. “Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran kami di sini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk membantu dan mencintai.”

    Warga Mumugu merespons dengan semangat. Banyak dari mereka yang awalnya hanya menonton, akhirnya ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka menyaksikan sisi lain dari prajurit TNI—bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai teman yang peduli dan tulus.

    “Kami sangat terharu dengan apa yang dilakukan oleh para tentara,” ungkap salah satu warga. “Selama ini, kami hidup dalam ketakutan. Namun hari ini, kami merasa aman dan diperhatikan.”

    Aksi sederhana ini tidak hanya membuat desa terlihat lebih bersih dan indah, tetapi juga membawa perubahan dalam hati masyarakat. Mereka kini merasa tidak sendirian, bahwa ada yang benar-benar peduli kepada mereka.

    Sementara itu, Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, mengungkapkan harapannya agar kegiatan kecil ini dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menjalin hubungan yang lebih baik antara TNI dan masyarakat Papua,” kata Pangkoops. “Kami ingin bersama-sama dengan masyarakat membangun Papua yang damai dan sejahtera.”

    Di tengah berbagai tantangan yang ada, aksi kecil ini memberikan secercah harapan. Di Desa Mumugu, rasa peduli dan kasih sayang telah mengatasi ketakutan dan kecurigaan.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)