Satgas TNI Gagalkan Upaya Keberangkatan CPMI Ilegal ke Malaysia Melalui Jalur Tak Resmi di Sebatik

    0
    89

    NUNUKAN, Cakrayudha-hankam.com – Tim Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad bersama Satgas Bais TNI berhasil mencegah keberangkatan seorang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal yang berusaha memasuki Malaysia melalui PLBN Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, pada Minggu (16/02/25).

    Operasi ini dimulai dari informasi intelijen yang diterima oleh personel Satgas mengenai rencana keberangkatan satu orang menuju Tawau, Malaysia, secara ilegal dengan menggunakan kapal speedboat dari Tarakan menuju Sebatik. Berdasarkan informasi tersebut, Satgas Pamtas Yonarmed 11/GG bersama Tim Satgas Intel Gabungan TNI melakukan pengintaian dan penyergapan di jalur-jalur tak resmi di sekitar area yang menjadi target.

    Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menghentikan ojek motor yang diduga mengangkut calon pekerja migran ilegal. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu orang pria berinisial Z (21) yang tidak memiliki dokumen resmi untuk bekerja di luar negeri.

    Calon pekerja migran ilegal tersebut kini diamankan di Kantor BP3MI Nunukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan sesuai prosedur. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya TNI dan instansi terkait dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta migrasi ilegal yang sering terjadi di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

    Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhi Surya Mahendra, menegaskan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi warga negara Indonesia dari risiko eksploitasi. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang,” ujarnya.

    Tindakan tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang berusaha memfasilitasi keberangkatan pekerja migran secara ilegal, serta melindungi hak-hak warga negara Indonesia yang rentan terhadap eksploitasi di luar negeri. (Red-033)

    Editor: EH056