MAKASSAR, Cakrayudha-hankam.com – Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto M.Han., selaku Danlanud Sultan Hasanuddin, secara resmi menutup Latihan Survival Dasar Tahun 2025 dalam sebuah upacara yang berlangsung di Pantai Topejawa, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (15/2/2025).
Latihan yang dilaksanakan selama tiga hari, dari 13 hingga 15 Februari 2025, diikuti oleh 40 personel. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bertahan hidup bagi para penerbang dan awak pesawat dalam menghadapi situasi darurat di berbagai kondisi, baik di darat, hutan, maupun pantai.
Dalam sambutannya, Danlanud Sultan Hasanuddin memberikan apresiasi terhadap semangat, disiplin, dan ketangguhan seluruh peserta selama latihan. Kemampuan survival dianggap sebagai keterampilan yang sangat penting bagi personel TNI AU, khususnya bagi para penerbang dan awak pesawat, dalam mendukung tugas operasi udara yang penuh tantangan dan risiko.
“Latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bertahan hidup, tetapi juga untuk melatih mental, semangat juang, dan kerja sama tim dalam menghadapi situasi kritis di lapangan. Saya berharap semua peserta dapat mengambil pelajaran berharga dari latihan ini dan terus meningkatkan kesiapan diri dalam setiap tugas yang diemban,” ungkap Danlanud Sultan Hasanuddin.
Latihan Survival Dasar Tahun 2025 ini mencakup berbagai skenario, seperti teknik bertahan hidup di hutan, mencari sumber makanan dan air, navigasi darat, serta keterampilan membaca peta dan kompas di malam hari. Selain itu, peserta juga dilatih dalam teknik penyelamatan diri dan evakuasi, baik di darat maupun di perairan. Dengan dukungan para pelatih dan instruktur berpengalaman, peserta mendapatkan simulasi yang realistis, mencerminkan kondisi sebenarnya saat menghadapi situasi darurat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan personel, khususnya di Wing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan operasional. Dengan selesainya latihan ini, diharapkan semua peserta dapat memiliki tingkat kesiapan yang lebih baik dalam melaksanakan tugas di lapangan.
Dalam upacara penutupan latihan tersebut, hadir Komandan Wing Udara 5, Komandan Wing II Kopasgat, para Kepala Dinas Lanud Sultan Hasanuddin, Kepala RSAU dr. Dody Sardjoto, para Komandan Satuan Lanud Sultan Hasanuddin, serta pejabat dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah Takalar. (Pen Hnd/Red-033)
Editor: EH056

