Polres Sumbawa Barat Bersama Instansi Terkait Melakukan Pencarian Korban Tenggelam

    0
    50

    SUMBAWA BARAT NTB, Cakrayudha-hankam.com – Polres Sumbawa Barat, bersama dengan BPBD dan masyarakat Desa Lampok, melaksanakan pencarian terhadap korban tenggelam di Bendungan Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Sumbawa Barat, Kompol Sidik Pria Mursita, SH, hadir di lokasi kejadian didampingi oleh anggota Sat Sabhara Polresta Sumbawa Barat, anggota Polsek Taliwang, Polsubsektor Brang Ene, Bhabinkamtibmas Desa Lampok, Babinsa, BPBD, serta warga setempat, pada Rabu (12/2/2025) pukul 12.00 WITA.

    “Identitas korban tenggelam di Bendungan Kalimantong diketahui bernama Haspandi (18) alias Pandi, putra dari Hamzanwadi/Saripah, yang merupakan warga Dusun Ai Payung RT 07, Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat,” ungkap Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K, melalui Kasi Humas, AKP Zainal Abidin, SH, kepada awak media.

    Menurut Kasi Humas, kronologi kejadian bermula ketika korban Haspandi mengajak rekannya, Bambang (26), untuk mandi di sekitar bendungan Kalimantong. Setibanya di lokasi, Bambang dan Haspandi sempat beristirahat selama sekitar 15 menit.

    Ia menjelaskan bahwa setelah beristirahat, Bambang langsung melompat ke dalam air dari atas bendungan. Sekitar satu menit setelah melompat, Bambang muncul ke permukaan air dan memberi isyarat kepada Haspandi agar tidak melompat, karena arus air di bendungan sangat kuat.

    Meskipun Bambang telah melarangnya, korban tetap melompat. Tak lama setelah itu, Bambang melihat Haspandi terbawa arus di sekitar bendungan Kalimantong.

    “Bambang berusaha menolong korban, tetapi tidak bisa karena kuatnya arus di sekitar bendungan. Setelah itu, Bambang tidak lagi melihat keberadaan Haspandi,” ungkapnya.

    Hingga saat ini, pihak BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban.

    Kepala Seksi Humas mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sumbawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan di musim hujan ini.

    “Selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitas apapun, karena selain curah hujan yang tinggi, angin kencang juga sering menyertai, sehingga cuaca menjadi ekstrem,” tegasnya. (Red-033)

    Editor: EH056