Sebelum Membunuh di Kamar Hotel, Pelaku Ngaku Kerap Beri Uang ke Korban

    0
    86
    TIDAK TAHU HAMIL: Pelaku pembunuh pacar di sebuah hotel di Jalan Tunjungan, Surabaya, diamankan petugas kepolisian, Sabtu (18/1/2025). [Foto: kompas.com]

    SURABAYA, Cakrayudha-hankam.com  – Pada Kamis (16/1/2025) lalu, petugas kepolisian menemukan seorang wanita berusia 24 tahun berinisial MA tewas akibat dibunuh oleh kekasihnya Mohammad Ilham (26), di salah satu hotel di Jalan Tunjungan, Surabaya. Korban ternyata dalam keadaan hamil 16 minggu.

    Kepala Kepolian Sektor (Kapolsek) Genteng, Ajun Komisaris Polisi I(AKP) Grandika Indera Waspada, mengungkapkan fakta mengejutkan itu berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo, Surabaya.

    “Ada fakta berdasarkan hasil otopsi, jadi di sana (perut korban) ditemukan janin yang berusia sekitar 12-16 minggu,” kata Grandika saat konferensi pers di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Genteng, Surabaya, Sabtu (18/1/2025).

    Meski demikian, polisi belum dapat memastikan apakah janin tersebut merupakan hasil hubungan pelaku dengan korban. “Untuk membuktikan itu (janin hubungan dengan pelaku atau bukan), kita masih memerlukan tes DNA dan itu masih belum keluar,” tambah Grandika seperti dikutip dari surabaya.kompas.com.

    Petugas kepolisian mengungkapkan, pelaku bernama Mohammad Ilham alias MI berusia 26 tahun, adalah warga Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Di hadapan petugas, pelaku mengaku tidak mengetahui jika MA sedang hamil saat melakukan tindakan kekerasan yang berujung pada kematian korban.

    Kabar terbaru, Mohammad Ilham yang kini ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Ma’rifatul Anniyah alias MA (25) di dalam kamar hotel kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, kembali membuat pengakuan. Kali ini, ia menyebut kerap memberi uang kepada korban sebelum membunuhnya.

    Seperti dikutip dari detik.com, Kapolsek Genteng AKP Grandika Indera Waspada mengatakan, uang yang diberikan Ilham dilakukan sejak bulan Juli 2024. Tujuannya untuk kebutuhan sehari-hari Anniyah.

    Namun belakangan, lanjut Grnadika, tersangka mengetahui uang yang diberikan ternyata diberikan Anniyah kepada mantan pacarnya. Hal ini lah yang juga menjadi salah satu Ilham jengkel.

    Grandika juga menyebut, saat membunuh Anniyah, Ilham tak mengetahui kalau kekasihnya itu sedang hamil. Kehamilan korban diketahui setelah proses autopsi. “Saat melakukan pembunuhan, tersangka tidak tahu kalau korban sedang hamil,” tandas Grandika.

    Sebelumnya, Ma’rifatul Anniyah alias MA ditemukan tewas di dalam kamar salah satu hotel di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya. MA menjadi korban pembunuhan oleh kekasihnya, dan pelaku telah diamankan oleh petugas kepolisian. Pembunuhan ini terjadi saat keduanya hendak menikah. (Red-050)