Kapolres Metro Tindak Tegas Personelnya Jika Kedapatan Main Judi Online

METRO, (Cakrayudha-hankam.com) – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho, SIK., MIK., saat mengambil apel jam pimpinan memberikan arahan serta penekanan  kepada seluruh personel Polres Metro dan jajaran Polsek, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Metro, Rabu (19/6/2024).

Dalam arahan, Kapolres Metro berharap untuk seluruh personelnya agar bisa menjaga kekompakan dalam melaksanakan tugas kepolisian serta bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Mari, kita laksanakan tugas yang mulia ini. Bekerja dengan ikhlas dan berikan pelayanan yang terbaik, sehingga dapat dicintai oleh masyarakat. Kemuliaan menjadi polisi, bukan terletak pada harta, tahta, dan jabatannya, tetapi pada profesionalisme dan tanggung jawab yang harus dituntaskan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi negara dan masyarakat,” ucap Kapolres Metro.

Selanjutnya, saat pelaksanaan apel tersebut, tiba-tiba Kapolres meminta kepada seluruh anggota yang melaksanakan apel mengeluarkan handphone (telepon genggam) dan meletakannya di lapangan apel Mapolres Metro. Ternyata, Kapolres Metro ingin melakukan pemeriksaan mendadak terhadap handphone personelnya.

Kegiatan mendadak itu, bertujuan mencegah judi online di kalangan anggota kepolisian, utamanya anggota Polres Metro.

Kapolres  Metro yang didampingi Wakapolres, Kasi Propam, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Metro kemudian memeriksa tiap handphone personelnya, baik itu bintara maupun perwira.

“Selama dalam pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya riwayat maupun aplikasi judi online di ponsel (handphone) anggota,” kata Kapolres  Metro.

Kapolres Metro menyebut, judi online ini telah menjadi problema di tengah masyarakat. Langkah ini menjadi komitmen Polres Metro dalam memberantas judi online, serta menjaga integritas dan kredibilitas institusi kepolisian.

Kapolres Metro pun meminta anggota mematuhi hukum dan menjaga etika sebagai aparat penegak hukum.

“Ini kita lakukan demi kebaikan, karena dampak negatif dari judi online ini bahkan sampai terlilit hutang. Dan parahnya mengajukan pinjol (Pinjaman Online) hanya untuk bermain judi online,” ungkapnya.

Tak berhenti di situ saja, Kapolres Metro juga kembali menegaskan pihaknya akan melakukan pengecekan kembali, jika ditemukan ada personel yang tertangkap tangan bermain judi online, maka akan diberikan sanksi tegas.

Selain itu, Kapolres Metro juga menyoroti penggunaan media sosial oleh para anggota. Bahwa, setiap tindakan di dunia maya dapat mempengaruhi citra institusi, sehingga perlu ditekankan pentingnya tanggung jawab dan kehati-hatian dalam setiap unggahan dan interaksi online. (050)

 

Sumber: humaspolresmetro.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here