Terungkap Provokasi Shane Lukas ke Mario Dandy: ‘Gua jadi Lu, Pukulin Saja David’

Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan didakwa ikut memprovokasi Mario Dandy Satriyo untuk menganiaya David Latumahina atau Cristalino David Ozora. Momen itu digambarkan jelas dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Shane Lukas dan Mario Dandy mengikuti sidang perdana kasus penganiayaan berat terhadap David di PN Jaksel, Selasa (6/6).

Dalam dakwaan, Jaksa menerangkan Mario Dandy sangat ingin melakukan kekerasan terhadap David. Dua orang rekannya, Daeren Sahetapy dan Ariel Abhi yang dihubungi oleh Mario Dandy menolak dengan berbagai alasan.

Mario Dandy kemudian mengajak Shane Lukas. Jaksa mengatakan, Mario Dandy menjemput Shane di depan Alfamart Swadharma.

“Mario Dandy Satriyo alias Dandy bertemu dengan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane,” kata Jaksa.

Jaksa menerangkan, Mario Dandy lalu berbincang-bincang dengan Shane. Jaksa beberkan lagi percakapan di antara mereka berdua.

“Gua emosi, lu temenin gua enggak tahu mau ngapain,” ujar Mario Dandy.

Jaksa menjelaskan, Shane diceritakan oleh Mario Dandy mengenai peristiwa yang dialami oleh AG. Shane Lukas mempunyai satu kesatuan kehendak dengan Mario Dandy untuk menganiaya David.

“Gua kalau jadi lu pukulin aja itu parah Den,” kata Shane diulangi oleh Jaksa.

Jaksa mengungkapkan Mario dan Shane kembali menjemput AG di Lotte Mart, Bintaro. Mereka bertiga kemudian menuju ke lokasi yang dikirimkan oleh David. AG sebelumnya meminta David mengirimkan lokasi atau share loc.

“David yang tidak mengetahui pengelabuan dari AG kemudian dengan polosnya membagikan lokasinya kepada AG,” ujar Jaksa.

David berada di rumah RAAKT Perumahan Green Permata Jalan Swadarma Raya, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Shane Lukas bertanya kepada AG soal cerita yang didapat dari Mario Dandy.

Pada saat itu, Mario Dandy juga mendengar penuturan AG. Mario Dandy yang sedang mengemudikan mobil merespons.

“Makanya om, yang kaya gini harus dikasih pelajaran, karena dia sudah 17 tahun makanya mending gua pukulin dibanding gua harus laporin ke hukum,” kata Mario Dandy diucapkan Jaksa.(Red)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
12PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles